Paser

Pedagang Kandilo Plaza Menjerit, Minta Bebaskan Retribusi

Pandemi COVID-19 membuat pedagang menjerit. Mereka yang berdagang di Kandilo Plaza itu meminta keringanan, pembebasan sewa toko selama tiga bulan.

nomorsatukaltim.com – Bukan tanpa alasan permintaan pedagang Kandilo Plaza itu dilontarkan kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Paser.

Permintaan itu imbas dari pandemi  yang tak kunjung berakhir. Alhasil, Disperindagkop dan UKM melakukan hearing dengan Komisi II DPRD Paser, Jumat (24/9/2021).

Dikatakan Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Paser, Hairul Saleh, keinginan dari pedagang Kandilo Plaza tak serta harus langsung disetujui. Sementara pedagang meminta keringanan untuk tiga bulan ke depan. Yaitu Oktober, November, dan Desember.

Baca juga: Sempat Dikomplain Pedagang, Kandilo Plaza Beroperasi Kembali

“Pedagang Kandilo Plaza meminta pembebasan retribusi. Pada intinya kami melakukan kajian dulu. Dewan pun punya pemikiran-pemikiran bahwa perlu kami kaji dulu,” kata Hairul Saleh, dikutip dari Harian Disway Kaltim – Disway News Network (DNN).

Setelah dilakukan kajian, barulah dapat diputuskan mengenai apa yang diinginkan pedagang Kandilo Plaza. Akankah diberikan keringanan biaya retribusi, atau hal lainnya.

Lanjut Hairul Saleh, dalam waktu dekat bakal kembali melakukan rapat  dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Andai keinginan dari pedagang Kandilo Plaza disetujui. Tak menutup kemungkinan ada kecemburuan dari penjual di Paser Penyembolum Senaken, maupun pasar-pasar lainnya yang berada diranah Disperindagkop dan UKM. Hairul Saleh pun mewanti-wanti hal itu.

Baca juga: Plaza Kandilo di Paser Masih Lengang, H-3 Lebaran Baru Ramai

“Ada pertimbangan-pertimbangan, karena kalau satu pihak saja, nantinya (dipikir) ada semacam sekat (antar pasar),” urainya.

Sekadar diketahui, tak dipungutnya retribusi sewa di Kandilo Plaza pernah dilakukan. Yakni awal-awal merebaknya virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

Saat itu terjadi lonjakan kasus, disertai dengan beberapa kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Namun sekarang berbeda, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mulai melandai.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button