Bandara Paser Berpotensi Jadi Bandara Pendukung IKN

Hibah Tunggu Kunjungan Kemenhub

PASER, nomorsatukaltim.com – Tak hanya sebagai penghubung antar-daerah saja. Bandara Paser berpotensi menjadi pendukung pembangunan ibu kota negara (IKN).

Namun sebelum pembangunan dilanjutkan, proses hibahnya dari Pemkab Paser ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mesti tuntas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Paser, Inayatullah, sampai saat ini Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub masih menunggu teknis dari Subdirektorat Tatanan Bandar Udara.

Baca juga: Hibah Bandara Paser, Bupati Minta Dishub Proaktif ke Kemenhub

“Dalam merumuskan rekomendasi teknis menggunakan bahan-bahan dokumen kajian teknis bandara yang sudah kami serahkan,” kata Inayatullah, Jumat (17/9/2021) kepada nomorsatukaltim.com-Disway News Network (DNN).

Letaknya yang dekat dengan lokasi IKN, membuat Kemenhub akan berkoordinasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Lembaga ini berperan menyusun perencanaan kebutuhan transporasi di IKN dan kawasan penyangganya.

“Itu diusulkan agar dalam perencanaan memasukkan juga Bandara Paser sebagai salah satu prasarana transportasi yang dibutuhkan dalam pembangunan IKN,” urainya.

Baca juga: Tunggu Proses Hibah, Proyek Bandara Paser Laik Dilanjutkan

Untuk kajian teknis dari Dishub, diungkapkan Inayatullah tak terdapat kendala.

Hanya saja disayangkan, dokumen yang diserahkan pada Desember 2019 lalu secara langsung oleh bupati periode sebelumnya ke Direktur Bandar Udara, tidak ada bukti serah terima.

“Itu bersama dengan dokumen legal opinion dan copy sertifikat lahan bandara, tidak ada serah terima. Sehingga harus kami ulang lagi penyampaian dokumen-dokumen tersebut,” beber Inayatullah.

Guna percepatan kelanjutan pembangunan bandara, diterangkan Inayatullah, bersama Bupati Paser Fahmi Fadli, telah melakukan langkah-langkah percepatan.

Baca juga: Proyek Bandara Paser 5 Tahun Mangkrak, Fisik Tak Terawat

Sekira pekan lalu, melakukan audiensi dengan Kepala Biro Perencanaan Kemenhub.

“Dari hasil presentasi kami, mereka antusias dan segera ke Menteri Perhubungan. Insyaallah pihak Kemenhub akan melakukan peninjauan ke lokasi bandara,” urainya.

Mendengar hal itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser, untuk melakukan pembersihan areal bandara di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tanah Grogot.

Sehingga saat tim Kemenhub meninjau, kondisi bandara lebih rapi dari rerumputan atau semak belukar.

“Insyaallah dalam pekan dekat ini bisa mulai kerjakan. Karena informasinya, tim DPUTR tengah melakukan pengerjaan di luar Kecamatan Tanah Grogot,” pungkas Inayatullah. (asa/zul)

Leave A Reply