Universitas Widya Gama Mahakam
Paser

Kasus Penganiayaan Oknum Satgas COVID-19 Paser Berujung Damai

Usai sudah “drama” penganiayaan oknum Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Paser dengan seorang pemuda berinisial AS (21). Kedua belah pihak sepakat berdamai.

nomorsatukaltim.com – Berakhirnya kasus tersebut berkat mediasi yang diinisiasi oleh Lembaga Adat Paser (LAP). Pun pelaku penganiayaan telah meminta maaf langsung kepada keluarga korban, serta menyesali perbuatannya.

“Alhamdulillah kedua belah pihak, terutama dari pihak korban menyepakati (damai) berdasarkan arahan dari atau pandangan ketua LAP untuk bermusyawarah dan diselesaikan secara kekeluargaan,” kata perwakilan Keluarga AS, Taher, ditemani keluarga lainnya, Ardi, usai pertemuan di Mapolres Paser, Kamis (26/8/2021).

Dengan terjalinnya kesepakatan damai dari pihak korban dengan Satgas COVID-19, ia meminta tak ada lagi pembahasan mengenai persoalan yang dialami AS pada khalayak.

“Pihak keluarga menyepakati permasalahan (diselesaikan) secara kekeluargaan. Ada tiga orang pelaku yang datang ke rumah dan menemui (AS) memohon maaf, mereka khilaf dan mengaku bersalah. Jadi kami minta tidak ada lagi riak-riak lagi di luar sana terkait permasalahan ini,” ujarnya.

Apakah terjadi intervensi yang dialami, sehingga memutuskan berdamai dan mencabut laporan di Polres Paser, ia secara tegas mengatakan tak benar hal itu.

“Tidak ada tekanan dari (pihak) manapun. Sehingga mengakhiri ini secara kekeluargaan, itu tidak ada. Semata-mata ini dari hasil kami bermusyawarah dengan ketua umum LAP, dan ada sedikit pandangan (diselesaikan secara kekeluargaan). Sebenarnya dari awal memang kami menginginkan itu, cuma proses ini lambat karena butuh waktu untuk menyelesaikan masalah ini dengan baik,” terang Taher.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button