Kejar Gelaran PTM, Vaksinasi Massal Pelajar di Kukar Dikebut

Kukar, nomorsatukaltim.com – Kecamatan Sebulu terus gencar lakukan vaksinasi massal, dengan mengutamakan sasaran pelajar, dan juga kelompok lanjut usia (lansia). Tujuannya, agar proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bisa diselenggarakan dalam tahap kedua nantinya.

Total sebanyak 1.600 dosis vaksin Sinovac, terdiri dari dosis pertama dan dosis kedua yang disiapkan oleh Polsek Sebulu. Diselenggarakan sejak pukul 08.00 hingga pukul 15.00 Wita. Dengan melibatkan unsur tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas, serta nakes dari Polres Kukar.

Diketahui, ini menjadi kegiatan yang keempat Polsek Sebulu menyelenggarakan vaksinasi massal. “Diutamakan bagi pelajar dan sebagian warga yang belum melaksanakan vaksin, selama empat kali ini setidaknya Polsek Sebulu sudah disuntikkan 4,2 ribu dosis untuk warga Sebulu,” jelas Kapolsek Sebulu, AKP Agus Kurniadi pada Harian Disway Kaltim, Rabu (13/10/2021).

Agus pun menyebut, memang banyak kelompok lansia yang belum secara maksimal ter-cover selama ini. Sehingga sasaran pun difokuskan kepada kelompok tersebut, selain kelompok pelajar. Maka dari itu, pihaknya bakal menerapkan aksi “jemput bola”. Bagi yang tidak mampu, akan dilakukan vaksinasi secara door to door. Sementara yang masih mampu datang ke Puskesmas, akan terus diimbau untuk datang ke Puskesmas.

Sementara itu, Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menyebut progres vaksinasi di Kecamatan Sebulu sudah mencapai 52 persen lebih. Atau secara keseluruhan menempati posisi ketiga dari 18 kecamatan yang ada di Kukar. Dengan terus berprogresnya vaksinasi massal maupun vaksinasi di tingkat Puskesmas, yang melibatkan kelompok pelajar, besar harapan bisa segera mendapatkan jatah untuk menjalankan proses PTM.

Karena selama ini pembelajaran secara daring dianggap kurang maksimal, tentunya dari pengawasan guru dan orang tua. Sehingga cenderung terjadi penyimpangan yang dilakukan peserta didik. Jatuh dalam permasalahan narkoba salah satunya. “Insyaallah Sebulu siap, pelajar sudah divaksin, terus meminta dukungan Kepsek untuk meminta para orang tua mengajaknya anaknya vaksin,” jelas Edy.

Kesiapan itupun ditunjukkan dengan hampir seluruh pelajar di Kecamatan Sebulu sudah mendapatkan suntikan vaksinasi. Minimal suntikan dosis pertama, dan bertahap ke dosis kedua. Namun dikatakan oleh Edy, setidaknya ada tiga desa yang ada di Kecamatan Sebulu, yang belum maksimal menerima distribusi vaksin.

Di antaranya Desa Sebulu Ulu, Desa Sebulu Ilir dan Desa Sebulu Modern. Rata-rata kelompok lansia yang belum maksimal terjamah. Maka dari itu berinisiatif untuk mengambil langkah jemput bola. “Desa terjauh kami datangi langsung, seperti di Desa Lekaq Kidau, karena sebagian ada yang sibuk bekerja ke ladang dan sebagainya. Tapi sejauh ini kalau setiap diadakan vaksinasi massal cukup antusias sekali masyarakat,” tutup Edy. (mrf/zul)

Leave A Reply