Mahulu

Mahulu Zona Merah COVID-19, Pemilihan Petinggi Kampung Ditunda

Mahulu, nomorrsatukaltim.com – Zona merah COVID-19 di Mahulu memaksa pemilihan petinggi kampung atau kepala kampung serentak ditunda. Padahal, pemilihan tersebut seharusnya digelar 15 Juli lalu.

“Iya benar ditunda. Sesuai Surat Edaran Bupati Mahulu Nomor 060/6554/Umum.Tu.P/VII/2021 tentang Penundaan Pelaksanaan Tahapan Pemungutan Suara Pemilihan Petinggi Kampung Serentak tahun 2021 di Kabupaten Mahulu,” jelas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Humas Setkab Mahulu, Dodit Agus Riyono dikonfirmasi oleh Harian Disway Kaltim dan Nomorsatukaltim.com, Minggu (18/7/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Mahulu, Damianus Tamha, melalui Sekretaris DPMK Mahulu, Surianto membenarkan kondisi penundaan pemilihan petinggi serentak tersebut. Menurutnya, untuk penjadwalan ulang belum ditentukan.

“Sesuai surat edaran Bupati Mahulu, selanjutnya akan melihat perkembangan grafik COVID-19 menurun. Kemudian akan dilakukan rapat kembali oleh panitia tingkat kabupaten untuk menentukan tanggalnya,” jelas Surianto.

Baca Juga

Surianto menuturkan, jumlah awalnya ada 29 dari 50 kampung se-Mahulu yang akan mengikuti pemilihan petinggi serentak tahun ini. Namun dari 29 kampung itu, satu kampung tidak ada calon.

“Untuk satu kampung itu akan diangkat Penjabat (Pj) Petinggi kembali. Sehingga totalnya ada 28 kampung yang akan melaksanakan pemilihan petinggi pada tahun ini,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button