AdvertorialIndex BeritaKutim

Air Terjun Embang Lemun Jadi Objek Wisata Baru Kutai Timur

banner diskominfo kaltim

Kutai Timur, nomorsatukaltim.com – Kutai Timur (Kutim) cukup kaya akan objek wisata alam. Terbaru, Pemkab Kutim meresmikan air terjun Embang Lemun di Kecamatan Muara Wahau untuk jadi destinasi wisata.

Meski banyak fasilitas yang perlu ditambah, Dinas Pariwisata Kutim memastikan bakal mengelola sebaik mungkin. Air terjun setinggi 30 meter ini masih dalam areal perusahaan kayu PT Narkata Rimba.

Embang Lemun memiliki pesona batu-batu besar dan hutan alami di sekitar lokasi, membuat Pemkab Kutim memiliki penilaian tersendiri. Objek wisata ini diyakini bakal ramai menarik pengunjung. Warga Desa Bea Nehas juga merasa terbantu dengan penetapan air terjun Embang Lemun jadi objek wisata.

Air Terjun Embang Lemun
Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang saat meresmikan lokasi wisata air terjun Embang Lemun di Desa Bea Nehas, Kecamatan Muara Wahau. (Ist)

Warga desa yang merupakan suku Dayak Wehea sampai membuat ritual khusus. Agar prosesi penetapan objek wisata Embang Lemun dapat terjaga hingga seterusnya.

Baca Juga

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang yang meresmikan lokasi wisata itu bahkan diberi gelar khusus oleh Kepala Adat Wehea Desa Bea Nehas, Ledjie Be Leang Song. Gelar Hega Tung Ding Tlea disematkan kepada orang nomor dua di Kutim itu. Artinya Kasmidi dianggap sebagai perwira gagah dan jago dalam melindungi masyarakat.

Kasmidi menyebut jika objek-objek pariwisata ini akan terus dikembangkan oleh Pemkab Kutim. Meski berada di dalam areal konsesi industri kayu, ia meminta agar manajemen perusahaan bisa membebaskan lokasi wisata ini.

“Ke depannya tinggal berkolaborasi dengan pemerintah untuk membangun fasilitas tambahan,” ucap Kasmidi.

Bentuk keseriusan pemkab mengelola objek wisata Embang Lemun sudah berjalan. Dinas Pariwisata Kutim telah mengelontorkan biaya untuk pembangunan tangga menuju lokasi air terjun. Tangga sepanjang 200 meter dibuat untuk memudahkan pengunjung mencapai lokasi air terjun.

“Beberapa waktu lalu saya sudah ke sini dan kondisi jalan masuk ke air terjun becek dan curam. Sekarang sudah ada anak tangga, jadi mudah,” tuturnya.

Selain itu, tahun ini juga disiapkan anggaran sekitar Rp 200 juta untuk membangun fasilitas lainnya. Mulai dari gazebo, tempat duduk dan toilet. Pekerjaan akan berlangsung dalam waktu dekat, karena proses lelang sudah berjalan.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button