Tanpa Perayaan, HUT ke-22 Kutim Digelar Sederhana

KUTIM, nomorsatukaltim.com – Perayaan HUT ke-22 Kutim akan berjalan sederhana. Hanya apel peringatan hari jadi Kutim saja yang akan melibatkan banyak orang. Hal ini akibat masih dalam kondisi pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman memastikan hal tersebut. Tidak seperti perayaan sebelum ada pandemi. Agenda puncak dan utama hanya apel peringatan HUT Kutim saja. Sementara kegiatan lain seperti festival, pameran atau pesta rakyat tidak diadakan sama sekali.

“Karena kami masih menjadikan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) sebagai tolok ukur untuk menggelar agenda,” ucapnya kepada nomorsatukaltim.com – Disway News Network (DNN).

Baca juga: Solar Langka, DPRD Kutim Minta Pemkab Tinjau Ulang Jatah ke Pertamina

Ardiansyah menjelaskan, rangkaian HUT ke-22 Kutim kali ini hanya ada tiga agenda. Pertama memberi pidato di sidang Paripurna, penyerahan Satyalancana Karya Satya kepada aparatur sipil negara (ASN), dan apel peringatan hari jadi Kutim.

“Jadi hanya itu saja, di tingkat dinas juga tidak ada kegiatan. Karena kita ini masih dalam suasana pandemi,” tegasnya.

Untuk tamu undangan pun, Pemkab Kutim hanya mengundang instansi di wilayah Kutim saja. Tamu dari luar daerah dipastikan tidak ada yang hadir. Tapi ia memastikan jika jumlahnya sedikit lebih banyak dari peringatan HUT RI Agustus lalu.

“Selain Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), organisasi masyarakat, paguyuban juga ada diundang,” tuturnya.

Bagi para ASN dan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) juga tidak diliburkan di hari jadi tersebut. Mereka diimbau tetap masuk kerja seperti biasa.

“Karena memang tidak ada yang berbeda dari tahun lalu. Jadi beraktivitas juga seperti biasa,” kata Ardiansyah.

Meski demikian, untuk kemeriahan suasana HUT ke-22 Kutim, Bupati menginstruksikan pemasangan umbul-umbul di lingkungan perkantoran OPD. Mulai dari Kantor Pemerintahan di kawasan Bukit Pelangi, Kecamatan hingga tingkat Desa. (bct/zul)

Leave A Reply