321 Sekolah di Kutim Siap Gelar PTM

Kutim, nomorsatukaltim.com– Rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kutai Timur (Kutim) siap digelar. Saat ini sudah ada 321 sekolah yang dinyatakan siap menggelar belajar mengajar tersebut.

Rinciannya, 321 sekolah tersebut terdiri dari 124 sekolah PAUD dari 365 yang ada di Kutim. Kemudian untuk tingkat SD ada 136 SD dari total 232 sekolah. Tingkat SMP ada 61 yang siap dari 89 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim, Syahrir mengatakan, PTM di Kutim siap digelar pada 4 Oktober mendatang. Sekolah yang dapat menjalankan pun sudah melewati proses faktualisasi oleh masing-masing UPT kecamatan.

“Jadi kami pastikan PTM terbatas akan digelar dan kami harap bisa berjalan lancar, meski di tengah pandemi saat ini,” ujar Syahrir.

Sejatinya, proses PTM terbatas sudah berjalan sejak 20 September lalu. Namun karena kesiapan sekolah masih belum terpenuhi, maka prosesnya berjalan bertahap. Karena Disdik ingin memastikan jika sekolah yang menggelar PTM benar-benar tidak ada kendala.

“Kami siapkan SOP untuk sekolah untuk menggelar PTM terbatas. Nah baru saat ini banyak yang terpenuhi,” urainya.

Ia melanjutkan, SOP dibuat mengacu pada aturan SKB 4 menteri dan pedoman PTM terbatas. Sehingga, sekolah yang belum memenuhi SOP itu tidak dapat rekomendasi menggelar PTM terbatas. “SOP tersebut pula yang jadi acuan kami dalam proses pengawasan PTM terbatas nantinya,” imbuhnya.

Mulai dari vaksinasi tenaga pengajar harus mencapai 70 persen di tiap sekolah. Menyiapkan berbagai sarana penunjang prokes. Seperti tempat cuci tangan, masker dan handsanitizer di depan ruang belajar.

“Nah hal-hal ini juga akan diaktualisasi oleh Tim Satgas COVID-19 dan UPT Pendidikan. Baru kemudian bisa mendapat rekomendasi untuk jalankan PTM terbatas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pendidikan Sangatta Utara, Arafah menambahkan, tiap satuan pendidikan memang wajib untuk memenuhi SOP itu. Sehingga secara teknis, PTM terbatas ini dapat berjalan tergantung dari kesiapan tiap sekolah.

“Proses pengawasan juga akan terus dijalankan oleh UPT pendidikan di kecamatan. Makanya proses PTM baru bisa jalan,” ujar Arafah.

Khusus di Sangatta Utara, Arafah menyebut PTM terbatas baru bisa digelar karena harus menyelesaikan Ujian Tengah Semester sekolah. Selain ada beberapa sekolah yang perlu melengkapi SOP yang telah dibuat.

“Jadi alasan itu yang membuat PTM terbatas baru bisa digelar pekan depan,” tandasnya. (BCT/FDL)

Leave A Reply