Universitas Widya Gama Mahakam
DaerahKutim

Buruh PT FAM Adukan Nasib ke DPRD Kutim

Kutim, nomorsatukaltim.com – Melalui Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kutim, buruh yang diputus kerja sepihak PT Fairco Agro Mandiri mengadu ke DPRD Kutim. Mereka meminta kejelasan hak 30 rekan mereka yang belum terbayar hingga sekarang.

Perwakilan KASBI Kutim, Bernadus A Pong mengatakan, untuk persoalan ini pihaknya sebenarnya sudah mengadukan langsung ke manajemen perusahaan. Tetapi pihak perusahaan hanya sekedar mengiyakan saja. Sejak tahun lalu, tidak ada realisasi terhadap pemenuhan hak buruh.

“Justru mereka melakukan PHK sepihak lagi. Sehingga total ada 30 rekan kami yang di PHK tanpa pesangon,” ucapnya.

Bahkan pada Juli lalu, sudah ada kesepakatan bersama antara buruh dan perusahaan yang difasilitasi DPRD. Janji bakal membayar hak buruh dalam dua pekan tetap tidak digubris. Hal ini yang membuat buruh kembali datang ke DPRD Kutim.

Baca Juga

“Perusahaan seperti tidak mau bertanggung jawab. Padahal itu sudah disepakati bersama,” paparnya.

Maka pihaknya meminta DPRD dan Pemkab Kutim bisa memanggil pemilik perusahaan untuk bisa memenuhi tuntutan buruh. Karena selama ini, manajemen yang di Kutim selalu berkilah tak bisa ambil keputusan.

“Agar hak buruh yang di PHK bisa terpenuhi. Serta hentikan PHK sepihak yang tidak jelas alasannya,” pungkas Bernadus.

Sementara itu, DPRD Kutim sampai membentuk panitia khusus (pansus) terkait masalah ini. Dipimpin oleh Hepnie Armansyah, dirinya juga mendapati hal yang sama dengan para buruh. PT Fairco Agro Mandiri selalu menghindar dan tidak memberikan keterangan jelas kepada pansus.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button