AdvertorialKukar

Brigjend Inf Dendi Suryadi Kembali ke Kota Kelahiran, Kenang Semasa Jabat Dandim Tenggarong

Kukar, nomorsatukaltim.com – Ada Adagium atau pepatah terkenal berbunyi begini: Bilamana meminum air sungai Mahakam, pasti akan meminumnya lagi. Maknanya adalah siapa yang pernah menginjakkan kaki di Tanah Kalimantan, seperti Samarinda dan Kutai, maka cepat atau lambat pasti akan kembali lagi.

Seperti itulah yang dialami Brigjend Inf Dendi Suryadi. Putra daerah asli Kutai ini pun akhirnya kembali bertugas di Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai Komandan Korem (Danrem) 091/ASN (Aji Surya Natakesuma) Kota Samarinda. Setelah sempat bertugas lama di Pulau Jawa.

Setelah dua bulan menjabat sebagai Danrem, Rabu (11/5) siang Dendi bersama istri akhirnya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kodim 0906/Tenggarong. Banyak kenangan yang Dendi rasakan semasa bertugas di kota kelahirannya ini.

“Saya bukan orang asing disini (Tenggarong,Red.). Saya orang baru stok lama,” ungkapnya pada awak media.

Ia menerangkan, pernah bertugas di Kodim 0906/Tenggarong pada tahun 2006 sebagai Kasdim. Dan dipercaya menjadi Dandim selama tiga tahun, yakni 2011 hingga 2014.

“Waktu saya menjabat Kasdim, itu masih masa pak Syaukani. Sedangkan waktu menjabat Dandim, itu masa Ibu Rita Widyasari,” terang Dendi.

Kunjungan di Tenggarong ini merupakan kunjungan yang ketiga. Sebelumnya ia sudah melakukan kunker ke Kodim Samarinda dan Penajam Paser Utara (PPU). Tempat di mana Ibu Kota Negara (IKN) akan dibangun.

“Saya harus mengunjungi seluruh satuan saya. Untuk mengetahui kondisinya, sekaligus bersilaturahmi hingga berdialog dengan anggota,” katanya.

Tujuan kunker ini, lanjutnya, selain menyampaikan atau memaparkan program kerja dari Presiden RI, Panglima TNI dan Kepala Satuan Angkatan Darat (Kasad), Dendi ternyata memiliki dua program andalan yang akan ia terapkan ke seluruh satuan dan masyarakat di Kaltim.

Pertama, terkait pembina raga masyarakat yang ada di wilayahnya melalui olahraga.

“Saya akan mengadakan berbagai lomba olahraga, seperti tenis lapangan, tenis meja dan bola voli. Karena hanya tiga olahraga tersebut yang memungkinkan untuk dilaksanakan,” ucap Dendi.

Kemudian kedua, ia juga memiliki program cerdas cermat bela negara. Dimana seluruh masyarakat nantinya akan diajarkan pemahaman tentang sejarah nasional dan sejarah dunia.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button