Kukar

Viral Lontarkan Kata Tak Pantas, Edy Mulyadi Dikecam Masyarakat Adat Kalimantan

Kukar, nomorsatukaltim.com – Beredar dan viral video ucapan seorang politisi dari salah satu partai politik di Indonesia, yakni Edy Mulyadi yang melontarkan kata-kata yang tidak pantas hingga menyinggung masyarakat di Kalimantan. Ucapannya langsung mendapat respon keras dari sejumlah masyarakat adat.

Bahkan rencananya, Selasa (25/1/2022) mendatang, seluruh perwakilan masyarakat adat dari berbagai suku baik Banjar, Kutai, Dayak, hingga Ormas dan Paguyuban, akan menggelar rapat besar di Kota Samarinda, tepatnya di Jalan Juanda 6. Tujuannya untuk menentukan sikap terkait ucapan Edy Mulyadi yang viral tersebut.

“Benar, ini undangannya lagi kami proses. Kita akan mengumpulkan seluruh perwakilan masyarakat adat di Kalimantan. Untuk mengadakan rapat besar menentukan sikap atas apa yang diucapkan politisi tersebut, sekaligus bersilaturahmi,” kata Ketua Remaong Koetai Berjaya (RKB), Hebby Nurlan Arafat pada nomorsatukaltim.com – Disway News Network (DNN), Minggu (23/1/2022) siang.

Baca Juga

Baca juga: Besok, 3 Ribu Masyarakat Adat Kutai Kembali Cat Jembatan Kartanegara Jadi Kuning Sakral

Rapat besar tersebut digelar untuk menentukan langkah apa yang harus dilakukan. Apakah dengan melakukan aksi di jalan, hingga membuat laporan resmi ke Polda Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun secara pribadi, sekaligus mewakili masyarakat adat Kutai, ia sangat menyayangkan apa yang diucapkan oleh seorang Edy yang notabene-nya berpendidikan tinggi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by nomorsatu kaltim (@nomorsatu_kaltim)

“Orang sekelas beliau saja tidak bisa menjaga mulut,” ungkap Hebby.

Terlepas apa yang diperjuangkan oleh Edy dkk tersebut. Harusnya, Edy jangan menyinggung atau melontarkan kata yang tak pantas.

“Kami ini (masyarakat Kalimantan) bukan anak jin. Kami juga bukan monyet. Kami ini manusia,” tegas Hebby.

Jadi ia mengungkapkan, rapat besar nanti bukan berkaitan tentang Ibu Kota Negara (IKN). Karena hal tersebut sudah ditentukan oleh pemerintah. Tapi, rapat besar nanti dilakukan untuk menindak apa yang diucapkan oleh Edy.

“Cuma itu yang kami sayangkan. Keluar kata-kata tak beradap dari seorang EM (Edy Mulyadi). Jadi dalam hal ini kita murni menanggapi hinaan atau pelecehan yang dilakukan oleh Edy,” terang Hebby. (bay/zul)

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button