Ibu Heroik Penyelamat Anak di Kukar Meninggal Dunia

Sepekan Masa Kritis, Dimakamkan di Kampung Halaman

Kukar, nomorsatukaltim.com – Kabar duka menyelimuti keluarga Maimunah (35). Ibu heroik  warga Jalan Pesut, Kelurahan Timbau, Kukar ini akhirnya menghembuskan nyawa di RSUD AW Sjahranie Samarinda, Kamis (7/10/2021) malam. Ia menjadi viral, usai terlindas truk saat menyelamatkan anaknya yang menyeberang jalan.

Kabar duka ini dibenarkan oleh Zuhri, adik ipar almarhumah Maimunah. Zuhri menyebut, pasca dirawat di RSUD AM Parikesit Kukar, kondisi almarhumah terus memburuk.

Setelah 5 hari menjalani perawatan intensif, almarhumah langsung dirujuk ke RS AW Sjahranie Samarinda, Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 09.00 Wita. Ia akan mendapatkan tindakan operasi patah tulang di bagian kaki dan bagian bawah belakang almarhumah. Namun rupanya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 21.00 WITA.

Baca juga: Ibu di Tenggarong Terlindas Truk Demi Selamatkan Anak

Berdasarkan kesepakatan keluarga, akhirnya almarhumah pun langsung dibawa ke kampung halamannya di Jawa Timur. Tepatnya ke Kabupaten Pamekasan, Madura. Menggunakan pesawat terbang, sekitar pukul 11.30 WITA. Jumat (8/10/2021).

“Langsung (almarhumah) dibawa pulang ke Madura, ke Pamekasan,” ungkap Zuhri pada nomorsatukaltim.com – Disway News Network (DNN), Jumat (8/10/2021).

Zuhri pun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Lantaran tidak menyangka almarhumah meninggal dunia.

Tidak banyak yang mampu dibantu oleh Zuhri, selain membantu menjaga anak almarhumah, ketika almarhumah berjuang untuk segera pulih kembali.

Diketahui, pada Sabtu (2/10/2021) lalu, kejadian nahas menimpa almarhumah. Saat sedang ingin membeli barang, tepat di depan warung gado-gado dan es miliknya di seberang jalan, tiba-tiba anak almarhumah berlari ingin mengikuti.

Karena panik, akhirnya tanpa pikir panjang almarhumah langsung menyeberang jalan kembali untuk menghentikan anaknya. Tidak lagi melihat kondisi jalan raya yang padat, hingga akhirnya almarhumah terlindus truk yang sedang melintas.

Tentu saja, aksi heroik dan pengorbanan yang dilakukan oleh almarhumah, jadi perhatian masyarakat. Bagaimana keinginan seorang ibu untuk selamatkan anaknya. Bahkan langsung dapat perhatian dari Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, pasca kejadian dan langsung membesuk almarhumah.

Zuhri yang awalnya ingin membuka usaha bersama dengan almarhumah pun belum memutuskan, apakah tetap melanjutkan usaha adik iparnya. Atau kembali ke kampung halaman di Pamekasan, Madura.

Awalnya berencana bersama almarhumah untuk membuka warung sate atau warung nasi goreng di sepanjang jalur Timbau. Namun sepertinya, rencana tersebut bakal tertunda bahkan batal. Kini lebih memilih untuk mengadakan tahlilan di rumah almarhumah hingga sepekan ke depan.

Diketahui, almarhumah meninggalkan dua orang anak, masing-masing berusia 5 tahun dan usia 2 tahun lebih. Serta seorang suami yang bekerja sebagai pemangkas rambut yang bekerja tepat di samping usaha warung gado-gado milik almarhumah di Jalan Pesut, Kelurahan Timbau.

Almarhumah sendiri sudah tinggal sekitar 4 tahun lamanya di Tenggarong. Saat itu datang dari Madura dan langsung membuka usaha warung gado-gado dan es. (mrf/zul)

Leave A Reply