Kukar

IKN Baru; Kukar Maunya Jadi Mitra, Bukan Jadi Penyangga

Kukar, nomorsatukaltim.com – Pelan tapi pasti, tidak banyak bunyi. Kutai Kartanegara (Kukar) terus persiapkan diri, menyambut perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Ketika terjadi nanti, Pemkab Kukar menegaskan bahwa mereka mau menjadi mitra IKN. Bukan sekadar daerah penyangga.

Secara kuantitas wilayah, Kukar lebih banyak menyumbang wilayahnya untuk IKN kelak. Selain Kecamatan Samboja yang bakal menjadi wilayah sentral IKN selain Sepaku. Kukar masih akan menyerahkan wilayah mereka dari sebagian Kecamatan Loa Janan, Loa Kulu, SangaSanga, dan Muara Jawa.

Maka, hal yang wajar jika Pemkab Kukar ingin hal lebih dari pemerintah pusat. Apabila IKN benar dipindah nantinya. Dikatakan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar, Sunggono. Bupati dan wakil bupati ingin Kukar dapat tumbuh dan berkembang beriringan dengan IKN. Apabila pertumbuhan IKN pesat. Sepesat itu pula yang diharapkan bisa dialami oleh Kukar.

Senam Merah Putih

“Kita ingin mereka (pemerintah) bantu supaya kita berkembangnya sama-sama dengan berkembangnya IKN itu,” ujar Sunggono, Senin (27/9/2021).

Dalam bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan master plan smart city sekitar kawasan IKN, akan dirumuskan dokumen kebijakan dasar. Yang mana isinya memetakan Kukar sebagai daerah delimiasi IKN. Memastikan pembangunan Kukar sebagai mitra IKN nantinya seperti apa.

“Karena IKN itu wilayah dengan prototipe yang luar biasa, di Kukar akan diskenariokan bisa berkembang sebagai kota yang mendukung itu,” tambah Sunggono lagi.

Konsep dasar yang akan diusung, Sunggono menyebut mengikuti apa yang disajikan oleh pemerintah pusat. Kukar bersifat menyesuaikan diri dengan apa yang pemerintah pusat susun. Dengan kata lain, pemerintah pusat bakal mendampingi Kukar dalam proses pembangunan menjadi daerah mitra IKN baru.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button