Kukar Masih PPKM Level 4, Ini Penyebab Menurut Satgas COVID-19

Kukar, nomorsatukaltim.com – Pemerintah pusat masih belum menurunkan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Meskipun, jumlah kasus COVID-19 mulai turun, diikuti jumlah kesembuhan yang terus meningkat. Kukar harus kembali menyandang PPKM level 4 hingga dua pekan ke depan.

Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kukar, Sunggono menjelaskan ada beberapa hal yang mempengaruhi. Di antaranya karena Kukar mencatat kasus kematian yang terhitung tinggi.

Setelah ditelusuri, kematian tersebut tidak terjadi atau bukan di bawah perawatan rumah sakit yang ada di Kukar. Namun di rumah sakit daerah lain. Misalnya meninggal dunia di Samarinda atau Balikpapan.

Karena memiliki identitas sebagai orang Kukar, maka tercatatlah dan menambah jumlah kasus meninggal di Kukar.

“Artinya gak semua itu yang kita rawat, ada juga yang dirawat di tempat lain, tapi karena ketentuannya harus diakui oleh Kukar, maka Kukar seperti yang tinggi kasus meninggalnya,” ujar Sunggono pada nomorsatukaltim.com-Disway News Network (DNN), Selasa (7/9/2021).

Selain itu, banyaknya pekerja-pekerja dari luar daerah Kukar juga salah satu faktor yang mempengaruhi. Ketika akan masuk ke lokasi pekerjaan, memang diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif COVID-19.

Ketika hasil tes yang keluar menunjukkan positif, maka dianggap menjadi kasus di Kukar. Semakin bertambah lagi jumlah kasus positif di Kukar.

Terkait jumlah Bed Occupancy Rate (BOR) yang masih tinggi sekitar 22,5 persen. Di atas jumlah standar normal diangka 16 persen. Dikarenakan memang mengikuti aturan dari pemerintah pusat yang menyediakan tempat isolasi terpusat (isoter).

Sehingga warga Kukar yang menjalani isolasi mandiri (isoman), akhirnya ditarik untuk dirawat di isoter yang disiapkan. Sehingga menambah jumlah BOR di Kukar.

Namun Sunggono pun mengklaim, saat ini keterisian tempat tidur di rumah sakit yang memberikan perawatan COVID-19 sudah jauh menurun drastis.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Kukar. saat ini jumlah kasus aktif di Kukar mencapai 576 pasien. Di antaranya sebanyak 173 pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit, 403 pasien manjalani isoman.

Juga sebanyak 8 kecamatan yang sudah dinyatakan memasuki zona hijau, sisanya 7 kecamatan zona kuning, 2 kecamatan zona jingga, dan 1 kecamatan berada di zona merah. (mrf/zul)

Leave A Reply