Kukar

DMI Kukar Sebut Zakat Punya Peran Penting Atasi Kemiskinan

Kukar, nomorsatukaltim.com – Zakat bukan hanya berderma dengan menyisihkan harta untuk yang membutuhkan. Namun ada makna lain yang tersirat. Yakni upaya untuk pengentasan kemiskinan. Begitulah yang disampaikan oleh Ustaz Muhammad Bisyron. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kukar.

Ia menerangkan betapa penting dan wajibnya setiap insan yang dianggap mampu mengeluarkan zakat. Meskipun hanya kecil kadar yang diwajibkan menurut syariat dalam setiap harta yang dimiliki. Namun setelah dua syarat terpenuhi. Yakni cukup nisab (harta) senilai atau setara sekitar 84 gram emas. Serta cukup haul. Yaitu harta tersebut diam selama satu tahun baru kena kewajiban 2,5 persen.

Ia mencontohkan yang berlaku pada zaman Rasulullah Muhammad SAW. Orang-orang kaya malah di datangi dan diambil paksa zakatnya. “Menyucikan harta mereka, karena ada hak-hak orang miskin di sana,” ujar Bisyron santai.

Zakat itu pun bukan dimanfaatkan dan dinikmati oleh penguasa. Namun disalurkan kembali kepada orang-orang miskin. Orang-orang yang berhak sebagai penerima. Tujuan akhirnya, menentramkan hati dan jiwa orang-orang miskin. Tidak ada niat jahat yang timbul.

Baca Juga

Kini jarak antara si miskin dan si kaya memang cukup nampak di Bumi Pertiwi ini katanya. Kesejahteraan belum bisa dirasakan sepenuhnya. Tidak usah jauh-jauh ia memberi contoh. Di Kukar pun masih ditemukan ketimpangan sosial. Meskipun ia pun mengingatkan akan selalu bersyukur dan mengucap Alhamdulillah jika di Kukar tetap aman meski masih ada sedikit kesenjangan itu.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button