DaerahKubar

Sungai Mahakam Meluap, Sejumlah Kampung di Kubar Dikepung Banjir

Kubar, nomorsatukaltim.com – Curah hujan yang tinggi belakangan ini, membuat debit air Sungai Mahakam terus naik. Kini kondisinya semakin mengkhawatirkan. Beberapa kampung di Kutai Barat terkepung banjir.

Di Kecamatan Long Iram, misalnya, banjir sudah merendam jalanan. Bahkan merendam hunian warga setempat hingga fasilitas umum seperti sekolah.

“Sudah tiga hari ini air (Sungai Mahakam, Red.) naik mas. Tapi, hari ini (Sabtu, 22/1/2022) mulai merendam sebagian rumah warga,” kata Siti, warga di Kampung Long Iram Seberang, kepada nomorsatukaltim.com – Disway National Network (DNN) sore tadi.

Berdasarkan pantauan media ini, sejak Jumat malam kemarin, kondisi air belum menyentuh jalanan di Kampung Long Iram. Debit air dari Sungai Mahakam naik secara berangsur hingga sore ini. Bahkan, ada sebagian kendaraan yang tak bisa melintas. Sebab, ketinggian air yang cukup tinggi, sekitar 50 sentimeter dari jalan.

Beberapa sekolah pun terendam banjir. Antara lain, yakni SD Negeri 001 Long Iram Seberang. Situasi sekitar halaman sekolah dikepung air.

“Di sini (sekolahan) memang pasti lebih dulu terendam banjir. Air juga sangat cepat masuk ke dalam ruangan kelasnya,” ujar Tini, warga sekitar sekolahan.

Selain Long Iram, banjir juga merendam sejumlah perkampungan di Kubar lainnya. Sebut saja di Kecamatan Bentian Besar yang turut merasakan meluapnya air Sungai Mahakam.

Kendati begitu, banjir disinyalir tak begitu mengancam serius pemukiman warga di bantaran Sungai Mahakam. Sebab informasinya, telah terjadi penurunan debit air dari Ulu Sungai Mahakam. Yakni di Mahakam Ulu.

“Debit air Sungai Mahakam surut sejak malam kemarin. Namun ada hujan subuh tadi. Maka yang harus wapada adalah wilayah hilir Datah Bilang termasuk Long Iram,” sebut Poy, warga Mahulu saat dikonfirmasi lewat telepon. (luk/dah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button