Asyik Mancing di Sungai Mahakam, Warga Melak Berakhir Tenggelam

Kubar, nomorsatukaltim.com – Warga Kecamatan Melak, Kutai Barat (Kubar) seketika geger. Seorang pemuda 18 tahun tenggelam di Sungai Mahakam sekitar Pelabuhan Melak, Kubar, Minggu (19/9/2021) pukul 09.30 Wita.

Korban diketahui bernama Jeri, warga Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak. Ia ditemukan meninggal dunia, lantaran tersangkut di bawah dermaga pelabuhan, tak jauh dari lokasi tenggelamnya.

Kasat Polair Polres Kubar, AKP Heru Santoso saat dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian.

Baca juga: Nyemplung ke Sungai Mahakam Diduga karena Rem Blong, Truk Muatan Kayu Tenggelam

“Kejadian korban tenggelam di sekitar pelabuhan Melak terjadi sekira pukul 09.30 Wita. Saat berhasil dievakuasi ke daratan, korban sudah meninggal dunia,” kata Heru.

Ajun Komisaris Polisi dengan pangkat tiga balok kuning emas di pundaknya itu menerangkan kronologis singkat kejadian.

Awalnya korban bersama istri bernama Erni, juga bersama keponakannya, Paris sedang mancing di Sungai Mahakam.

Lalu, diduga korban berupaya menarik mata pancing yang tersangkut dengan terjun ke sungai, dan secara tiba-tiba pula korban kesulitan serta berupaya meminta pertolongan kepada sang istri.

Baca juga: Warga Melak Ramai Terjun ke Sungai Mahakam, Ada Apa?

Namun nahas, meski sudah berupaya semaksimal mungkin hingga sang istri terjun ke sungai berniat membantu, namun terhalang derasnya arus sungai, sehingga ia pun tak mampu menyelamatkan suami.

Sementara Paris, keponakan korban yang baru berumur 12 tahun itu pun tak dapat berbuat banyak melihat kejadian itu. Hanya bisa meminta pertolongan warga sekitar dengan berteriak.

“Saat berhasil dievakuasi ke daratan oleh bantuan warga, ternyata korban sudah tak bernyawa lagi. Lokasi ditemukannya pun tak jauh dari tempat ia tenggelam. Kurang lebih 30 meter, karena ia tersangkut di bawah dermaga pelabuhan,” beber Heru.

Baca juga: Menanti Restu Bangun Pelabuhan Penyeberangan Melak-Mook Manar Bulatn

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga korban pun belum dapat memberi keterangan apapun soal musibah yang menimpa.

Rohana, salah seorang warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian menyebut, peristiwa orang tenggelam saat memancing sudah tak asing bagi warga pesisir Sungai Mahakam ini.

“Entah ada hal mistis atau tidaknya, yang jelas kejadian seperti ini selalu para pemancing yang jadi korbannya. Kalau kata kami di sini tuh, izin dulu dengan yang jaga Mahakam kalau mau mancing,” tukas perempuan itu saat ditemui awak nomorsatukaltim.com-Disway News Network (DNN). (luk/zul)

Leave A Reply