Bontang

Adi Darma Berpulang, Ferza: Perjuangan Bapak Tetap Jalan

Iklan Ucapan Selamat Rektor Unmul

Bontang, nomorsatukaltim.com – Adi Darma menggenapi calon kepala daerah meninggal akibat COVID-19 menjadi dua orang. Berjuang selama 8 hari di RSUD Taman Husada melawan virus, namun kehendak berkata lain. Mantan Wali Kota Bontang periode 2010-2015 ini tutup usia.

Langkah politik calon wali kota yang diusul PDI Perjuangan dan PKB ini kandas di usia ke-60 tahun. Kabar ini pun sontak mengubah komposisi di Pilkada. Namun, putranya, Ferza Agustia menyebut perjuangan akan terus berlanjut.

Pesan ini disampaikan sesaat ayahnya meninggal. Di halaman RSUD Taman Husada. Didampingi Basri Rase yang bergelinang, Ferza komitmen melanjutkan perjuangan ayahnya.

“Kita akan terus berjuang,” ujar Ferza dengan suara gemetar.

Baca Juga

Penyampaian berita duka berjalan haru. Basri yang terlihat paling terpukul. Bahasa tubuhnya tak bisa menyembunyikan kesedihan. Di balik kaca mata, air matanya terus berlinang. Ia hanya terdiam, terus-terus menyeka air matanya.  Berkali-kali. Hingga gilirannya bicara pun tak digubris. Basri memilih diam.

“Sudah,” ungkap Basri lirih.

Jenazah disalatkan di pelataran parkir rumah sakit. Ratusan pelayat membuat barisan salat. Peti jenazah yang dikemas plastik dibungkus rapi di dalam mobil ambulan.

Selepas salat, jenazah langsung dibawa menuju tempat pemakaman. Taman Pemakaman Umum (TPU) Bontang Kuala ditunjuk. Ribuan pelayat mengantar ke hunian terakhir mendiang.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button