covid-19HL

SE Mudik Sudah Terbit, Pasien dengan Komorbid dan Anak-Anak Boleh Bepergian

BALIKPAPAN – Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran (SE) mudik terbaru. Surat edaran ini berlaku efektif sejak Sabtu, 2 April 2022.

Dengan terbitnya surat edaran ini, masyarakat bisa mudik alias pulang kampung saat Lebaran Idulfitri nanti.

Seperti diketahui, pemerintah melonggarkan syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19. Namun ada syarat yang harus dipenuhi pelaku perjalanan sebelum bepergian.

Baca Juga

Salah satunya adalah vaksinasi lengkap dua dosis ditambah booster.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto mengatakan, SE terbaru ini telah menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin booster boleh mudik.

“Pemerintah berharap melalui SE ini, masyarakat dapat berperan lebih dalam mencegah penularan Covid-19, terutama saat melakukan tradisi mudik pada Idulfitri 1443 Hijriah,” ujar Suharyanto melalui keterangan pers, Minggu 3 April 2022.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan, penyesuaian kebijakan dalam SE ini dilakukan penuh pertimbangan.

Salah satunya, Kementerian Perhubungan memperkirakan aktivitas mudik akan meningkatkan tren mobilitas antardaerah.

Survei Kemenhub memprediksi ada 79 juta orang yang akan melakukan mudik Lebaran.

“Untuk penyesuaian kebijakannya, dilakukan pada aspek syarat dokumen perjalanan berdasarkan histori vaksinasi, umur dan kondisi kesehatan,” ujar Wiku dalam rilis diterima nomorsatukaltim.comDisway Kaltim.

Lebih lanjut dijelaskan, terkait syarat untuk pemudik atau pelaku perjalanan yang bisa mudik tanpa syarat testing. Yaitu, bagi yang sudah vaksin booster maka tidak diberlakukan testing.

Namun, bagi yang baru menerima vaksin dosis kedua tetap mensyaratkan tes antigen dengan sampel diambil dalam kurun 1 x 24 jam, atau PCR 3 x 24 jam. Khusus yang baru menerima dosis pertama tetap mensyaratkan PCR dalam kurun 3 x 24 jam.

“Syarat ini untuk memastikan bahwa yang mudik dalam keadaan sehat, sudah divaksin booster. Ini sebagai bentuk mudik aman dan bertanggung jawab,” imbuh Wiku.

Terkait pentingnya vaksin booster ini, Wiku sedikit menambahkan bahwa butuh waktu bagi vaksin membentuk imunitas. Para ahli imunologi sepakat prosesnya memakan waktu 1-2 minggu setelah penyuntikan.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button