PPKM level 4 di Kukar Diperpanjang

Aturan Menyesuaikan Kondisi Daerah

Kukar, nomorsatukaltim.com – Masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) harus sedikit bersabar. Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 belum usai di Kukar. Bahkan akan diperpanjang dua pekan lagi. Per 24 Agustus 2021 sampai 6 September 2021.

Ini diungkapkan Edi Damansyah, ketua Satgas COVID-19 Kukar. Berdasarkan hasil rapat yang dipimpin langsung Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Rekomendasi untuk daerah kembali memberlakukan PPKM level 4 kembali bergulir. Salah satunya Kukar.

Meskipun kembali diberlakukan PPKM level 4 di Kukar, tetapi apa yang dilakukan selama ini, dianggapnya sudah sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Satgas COVID-19 pusat. Meskipun memberikan beberapa kelonggaran, tapi sejauh ini masih bisa dikendalikan dengan baik.

Walaupun kenyataannya di lapangan, banyak kegiatan masyarakat yang terbatasi. Seperti sektor ekonomi dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang sedikit diberi ruang bernafas. Di samping penanganan COVID-19 dan penegakan disiplin berjalan beriringan.

“Intinya saya ingin sampaikan dan mengimbau apa yang dilakukan nasional atau daerah, untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Saya sudah sampaikan apapun kebijakan nasional, kita tetap mengaturnya sesuai kebutuhan situasi kondisi masing-masing daerah,” ujar Edi Damansyah, Senin (23/8/2021).

Upaya lain, dengan melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh agama. Baik itu alim ulama, pendeta, dan pemuka agama lainnya. Bagaimana bisa membantu dan mendorong umatnya, untuk saling bahu-membahu dimasa pandemi COVID-19 di Kukar yang belum kunjung usai.

“Bahkan nanti berdiskusi dengan dewan masjid, dewan gereja, dan tokoh agama untuk melakukan pendekatan secara spiritual,” tutup Edi.

Sementara Koordinator Utama Satgas COVID-19 Kukar, Letkol (Inf) Charles Alling mengatakan, tetap berfokus pada pengetatan pintu masuk ke arah Tenggarong. Beserta beberapa titik pos pantau yang tersebar di Kecamatan Tenggarong. Kurang lebih sebanyak enam pos terpadu.

Selain itu, juga mem-back up Satgas COVID-19 Kukar, di struktur Tim Gakkum. Membantu mengimbau dan mensosialisasikan dan menggeser pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) ke tempat isolasi terpusat (isoter) di RSDC Wisma Atlet Kukar.

Dalam artian pemindahan pasien isoman yang memang tidak memenuhi persyaratan menjalani isolasi di rumah masing-masing, dalam kondisi tertentu. Seperti tempat isoman yang kurang representatif, sulit membatasi berkontak dengan masyarakat, atau keluarga yang sehat.

Terlebih, sudah banyak pasien isoman yang ternyata lambat tertangani. Dalam artian tidak memenuhi syarat menjalani isoman karena kondisi kesehatannya. Dan dengan harapan tidak terus terulang seperti demikian.

“Kita sosialisasikan untuk ke Wisma Atlet Kukar secara door to door,” pungkas Alling. (mrf/zul)

Leave A Reply