Masyarakat Kukar Mulai Disuntik Vaksin Moderna

Tak Pakai Jatah Nakes

KUKAR, nomorsatukaltim.com – Sebulan lebih Dinas Kesehatan (Diskes) Kutai Kartanegara (Kukar) fokus menyelesaikan vaksin dosis kedua untuk masyarakat umum. Penyuntikan vaksin dosis pertama mulai dilakukan lagi pada Minggu kedua Agustus 2021. Yang berbeda, kali ini masyarakat menerima vaksin Moderna. Bukan lagi CoronaVac dari Sinovac.

Diketahui, Diskes Kukar mendapat jatah vaksin jenis Moderna, yang disuntikkan kepada tenaga kesehatan (nakes) sebagai dosis ketiga. Memang pemberian dosis ketiga ini sebagai booster untuk nakes. Di tengah upaya mereka memberikan perawatan kepada pasien COVID-19, yang meningkat tajam sejak Juli 2021 lalu.

Selain kepada nakes, Diskes Kukar mendapat tambahan 25 ribu dosis vaksin Moderna  dari Pemprov Kaltim. Nantinya akan disuntikkan pada 12.500 masyarakat Kukar secara bertahap. Dengan sasaran vaksin 2 ribu per hari.

“25 ribu dosis vaksin Moderna, di luar untuk booster nakes,” ujar dr Mauritz Silalahi, Koordinator Vaksinasi Massal Kukar, pada Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, Sabtu (14/8/2021) lalu.

Mauritz menyebut, antusiasme masyarakat untuk mengikuti vaksinasi terbilang tinggi.  Salah satu faktornya, karena vaksin yang diberikan merupakan jenis Moderna. Dikenal memiliki efikasi, atau perlindungan terhadap COVID-19 mencapai 94,1 persen. Serta efektif untuk COVID-19 varian delta yang sudah masuk ke Kukar.

Untuk menanggulangi lonjakan permintaan vaksin oleh masyarakat. Diskes Kukar pun menerapkan beberapa mekanisme dan aturan. Berbeda dengan vaksinasi massal yang dilakukan sebelumnya, yang hanya membawa kartu identitas dan langsung bisa divaksin.

Kali ini masyarakat terlebih dahulu mendaftarkan diri secara online. Setelah didata dan diatur, maka masyarakat menerima undangan vaksin melalui pesan singkat dari Diskes Kukar. Ini sebagai upaya menghindari adanya penumpukan dan kerumunan massa dalam jumlah yang banyak.

“Jadi mendapat SMS dan konfirmasi, baru bisa vaksin,” ungkap Mauritz lagi.

Selain itu, dengan keterbatasan vaksin jenis Moderna ini. Diskes Kukar pun membatasi jumlah penerima vaksin. Dalam segi usia, yakni usia di kisaran 18-40 tahun saja. Di samping memang efek samping vaksin Moderna lebih banyak dibandingkan CoronaVac. Menimbulkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti demam tinggi, pegal, nyeri sendi.

Karena itulah disarankan yang lebih kuat dan muda yang menerima suntikan vaksin Moderna.

“Istirahat setelah vaksin, kalau ada keluhan segera hubungi puskesmas terdekat dan jangan lakukan aktivitas berat sepekan setelah vaksin,” pungkas Mauritz. (mrf/zul)

Leave A Reply