Advertorial

Kemnaker Dukung Penyiapan SDM IKN

FGD Kemenaker-Bappenas dengan Dunia Usaha-Industri di Kaltim

banner diskominfo kaltim

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda terus menyiapkan putra-putri daerah Kaltim untuk berperan dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Terlihat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan mulai dari materi ajar hingga peralatan praktik. Sehingga sarana-prasarana penunjang untuk memperdalam keahlian di berbagai bidang.

Tidak hanya itu, BPVP Samarinda, Kamis (31/3/2022) pagi tadi juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bagi semua elemen yang terkait di Kaltim. Mulai dari dunia usaha-industri dan lembaga pendidikan. Dilaksanakan di Aula BPVP Samarinda Jalan Untung Suropati dan diikuti oleh puluhan perwakilan dari instansi terkait. Bertujuan untuk menyiapkan SDM Kaltim agar punya peranan dalam pembangunan IKN.

Dirjen Binalavotas, Budi Hartawan, mengatakan pelaksanaan Pelatihan Vokasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di IKN. Ini merupakan bentuk implementasi dari lompatan transformasi BLK/BPVP dan link and Match ketenagakerjaan, yang saling terintegrasikan satu dengan lainnya.

“FGD ini mengundang seluruh stakeholder terkait di Kaltim untuk melakukan diskusi pengumpulan data, informasi, penelitian dalam menuju pembangunan IKN. Kemudian mengajak mereka untuk berperan aktif dalam menyiapkan SDM. Jadi bisa sinergi antara pemerintah pusat, kementrian tenagakerjaan dan pemerintah daerah,” jelas Direktur Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Mahatmi P Sarong pada nomorsatukaltim.com – Disway National Network (DNN).

KESIAPAN BPVP terlihat saat para stake holder melakukan kunjungan cek berbagai peralatan praktik untuk kesiapan SDM lokal kompeten. (TONI/NOMOR SATU KALTIM)

Tambah Mahatmi, para stakeholder terkait lainnya yakni dunia usaha-dunia Industri (Dudi) dan lembaga pendidikan di daerah harus sinergi. Agar lebih cepat dalam mencetak SDM kompeten. Sehingga ke depannya warga Benua Etam bisa berperan aktif dalam pembangunan konstruksi IKN. Jadi pembangunan bisa digarap oleh warga lokal dan tidak perlu tenaga dari luar daerah.

“Pesan kami dari Bapenas agar warga sekitar tidak menjadi penonton. Bisa menyesuaikan dengan pembangunan IKN yang berkonsep moderen smart city tersebut,” ucap wanita yang biasa dipanggil Ami.

Acara yang dijadwalkan berjalan selama dua hari ini juga ada pemaparan oleh Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Prof Anwar Sanusi PhD secara daring. Juga tampak Ketua Forum Sosio Egineering Nusantara (FSEN) Kaltim, Heru Cahyono.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button