Peringati HUT Ke-239 Tenggarong, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

KUKAR, nomorsatukaltim.com – DPRD Kukar menggelar Rapat Paripurna istimewa dengan agenda Mendengarkan Pidato Kepala Daerah Dalam Rangka Memperingati HUT ke-239 Tenggarong, Pada Selasa (28/9) sekitar pukul 10.00 WITA. Yang secara kompak menggunakan baju khas Kutai, yakni pakaian Takwo.

Dihadiri Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kukar secara berturut-turut Abdul Rasid, Didik Agung Eko Wahono, SiswoCahyono. Paripurna juga dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin. Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Serta seluruh Forkopimda di lingkungan Kukar, dihadapan seluruh anggota DPRD Kukar hadir secara langsung di gedung sidang utama.

Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, mengharapkan perayaan HUT Kota Raja Tenggarong yang ke-239 ini menjadi Momentum semua masyarakat bisa melestarikan budaya asli di Tenggarong. Terutama bagi kaum milenial, sebagai tulang punggung penerus kebudayaan asli Kukar.

Disamping terus meningkatkan proses pembangunan yang ada di Kukar secara umum dan Tenggarong secara khusus. Kemudian sebagai ibu kota Kabupaten Kukar, menjadi barometer bagaimana peningkatan pembangunan berawal daripada Tenggarong. Dan meluas ke semua wilayah yang ada di Kukar. “Oleh karena itu sama-sama lestarikan budaya di Tenggarong yang kita cintai ini,” ujar Abdul Rasid padaDisway Kaltim, Selasa (28/9).

Sementara itu Wagub Kaltim, Hadi Mulyadi, yang turut hadir dalam paripurna sebagai perwakilan Gubernur pun menyampaikan. Momentum ini merupakan waktu yang pas untuk memastikan masyarakat dapat mengambil semangat pembangunan di Kukar. Bagaimana semangat membangun Tenggarong yang dilakukan oleh Sultan Aji Imbut pada masa dahulu.

Tentunya disisipi dengan semangat toleransi antar suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Dimana menurut HAdi, Tenggarong dan Kukar secara luas merupakan wilayah yang sangat kondusif dibanding tempat lainnya. Tempat bertemunya semua suku dan agama yang beragam. “Ketiga semangat untuk terus berkarya ditengah pandemi, bekerja dan selalu menjaga kesehatan dan jangan menyerah dengan keadaan,” jelas Hadi Mulyadi.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin yang mewakili Bupati Kukar Edi Damansyah. Mengharapkan dengan memasuki usia ke-239 ini, Tenggarong terus bertumbuh semakin dewasa. Menjadi tempat hunian yang ramah dan nyaman bagi semua orang. Tidak hanya masyarakat lokalnya saja, namun juga bagi pendatang dan wisatawan luar. Menjadi tuan rumah yang ramah.

Tentu dengan disertai peningkatan infrastruktur. Pembangunan penunjang wajah Tenggarong sebagai ibu kota kabupaten Kukar. Seperti kawasan eks Pasar Tangga Arung yang akan disulap jadi kawasan pasar semi modern. Pembangunan ikonik di kawasan CBD, di eks patung naga. Dan menata sepanjang tepian Mahakam di kawasan Kelurahan Timbau. Dimulai dari kawasan perumahan Tanjong hingga PAL 5. Diratakan, diaspal hingga di paving blok. Dijadikan kawasan publik hijau.

“Artinya kami bakal bangun infrastruktur penunjang, dan beberapa prioritas di 2022 mendatang,” ungkap Rendi.

Rangkaian HUT Tenggarong ke-239 ini akan berlangsung semenjak akhir September hingga awal Oktober. Puncaknya dengan menggelar ziarah makam pendiri Tenggarong, Sultan Aji Imbut di kompleks Museum Mulawarman pada Selasa (28/9) dilanjutkan dengan Rapat Paripurna di DPRD Kukar. Disambung beberapa rangkaian kegiatan, sebagai bentuk perayaan HUT Tenggarong tahun 2021 ini. (adv/mrf/boy)

Leave A Reply