Pemkab Mahulu Lauching Bantuan Biaya Tanam Rp 2 Juta Per Hektare, Bonifasius : Tahun Ini Kita Targetkan 3.000 Hektare

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Sesuai Visi – Misinya untuk meningkatkan perekonomian Masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Bupati Kabupaten Mahulu, Bonifasius Belawan Geh bersama Wakilnya Drs.Yohanes Avun, salurkan bantuan biaya tanam untuk  para petani sebesar Rp 2 juta per hektare.

Launching Bantuan ini dipusatkan di lahan petani Kampung Long Melaham, Kecamatan Long Bagun Mahulu.

Dalam Sambutannya saat me-Lauching program tersebut, Bonifasius Belawan Geh menyampaikan ada 10 Program aksi yang menjadi prioritasnya. Dari sepuluh program itu, ada beberapa yang sudah dilakukan. Salah satunya adalah bantuan biaya tanam untuk para petani ini.

“Diantaranya yang kita lakukan pada hari ini, yaitu biaya tanam padi pada saat musim tanam, yang sekarang akan kita launching  secara simbolis,” Ucap Bupati Mahulu dalam sambutanya pada nomorsatukaltim.com–Disway News Network (DNN).

Dengan fokus utama tersebut Bonifasius Belawan Geh mengatakan bahwa sektor pertanian sudah menjadi hal yang wajib diperhatikan. Mulai dari Identifikasi lahan, Intensifikasi dan ekstensi lahan dari proses penanaman dan perawatan hingga kepada realisasi target yang telah ditentukan dalam pencapaian swasembadapangan.

“Ini menjadi penting karena masyarakat mahakam ulu adalah daerah otonomi pemekaran baru, yang harus memiliki komitmen untuk mampu berdiri diatas kaki sendiri, diatas kemampuan sendiri di bidang ketahanan pangan,” Kata Bonifasius, Selasa (21/9/2021) lalu.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi pertanian utamanya bahan pangan pritel seperti beras, jagung, Umbi-umbian termasuk sayuran. Kemudian untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat mengurangi produksi dari luar daerah, mengurangi impor bahan primer agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari  berkembangnya perekonomian ini, masyarakat dapat menciptakan suatu lapangan kerja di Mahulu nantinya.

“Untuk mendukung proses program ketahanan pangan ini, Pemkab Mahulu bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP). Targetnya 3000 hektar yang akan diberikan bantuan pada tahun 2021,” Terang Bonifasius Belawan Geh.

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 19 tahun 2013, tentang perlindungan dan pemberdayaan petani yang tertuang dalam BAB I. Yaitu perlindungan dengan segala upaya untuk membantu petani untuk mengatasi kesulitan dalam memperoleh sarana prasarana produksi.

“Program pemberian bantuan ketahanan pangan tersebut bertujuan membantu perekonomian para petani, khususnya di masa Pandemi COVID-19 dalam bentuk bantu biaya tanam Padi ladang,” Jelasnya.(*/rdi/snd)

Leave A Reply