Universitas Widya Gama Mahakam
Advertorial

BLK Semakin Unggul dan Terdepan

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Balai Latihan Kerja atau BLK Samarinda sukses menggelar Pembukaan Pelatihan Teknisi Mekanik Alat Berat dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Non Boarding Tahap 4, Senin (12/4) pagi.

Kegiatan digelar secara meriah. Namun, tetap memerhatikan protokol kesehatan (Prokes). Seperti, menghindari kerumunan, mengenakan masker dan wajib menggunakan hand sanitizer. Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan Peresmian workshop dan peralatan baru. Sekaligus Pencanangan Zona Integritas BLK Samarinda oleh Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Dirjen Binalattas) RI, Budi Hartawan, didampingi Kepala BLK Samarinda, Andri Susila ST M Si.

Turut pula hadir Wali Kota Samarinda, Andi Harun bersama Kepala Disnakertrans Kaltim, Suroto. Dan seluruh instansi pemerintah lainnya. Serta, pimpinan sejumlah perusahaan. Saat ditemui disela-sela acara, Kepala BLK Samarinda Andri Susila menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kolaborasi bersama pihak industri. Sehingga, kerja sama industri akan terus ditingkatkan oleh BLK agar dapat saling bersinergi.

Andri menambahkan, adanya keterbatasan anggaran tak menyurutkan semangat BLK. Dalam memberikan terobosan baru untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). “Sebenarnya kerja sama ini yang akan terus kita tingkatkan. Memberikan terobosan baru untuk meningkatkan SDM masyarakat,” ucapnya.

Pelatihan yang akan diberikan sebanyak 12 paket ini diikuti 192 orang. Terdiri dari pelatihan mekanik alat berat, pembuatan busana dengan mesin bordir manual, penggambaran bangunan dengan perangkat lunak, pengoperasian mesin produksi, plate welder smaw 2G dan teknis perawatan AC residensial level 2.
Ada pula teknisi telepon seluler perangkat keras, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, pemeliharaan berkala kendaraan ringan, pengoperasian mesin CNC, servis sepeda motor injeksi dan waiters. “Kami juga telah menyelesaikan pelatihan barista angkatan pertama. Maka itu, kami menggelar kontes barista diikuti sebanyak 12 peserta,” sebut Andri.

Ia juga meminta seluruh elemen terus bersinergi dan memajukan pendidikan vokasi. Demi membangun sektor ketenagakerjaan yang baik dan berkualitas. “Kami berharap agar dapat memenuhi tanggung jawab ini. Sehingga, bersama-sama bersinergi membangun sektor ketenagakerjaan,” tutup Andri.

1 2Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button