Bandara Sangkima Tetap Diperhatikan, Pemkab Kutim Bentuk Tim Percepatan

Proyek Bandara Sangkima seolah tak ada pergerakan. Fokus pembangunan sementara bergeser ke transportasi laut dan darat. Namun bukan berarti transportasi udara diabaikan.

nomorsatukaltim.com – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang berharap ada progres pembangunan Bandara Sangkima. Mengingat mobilitas masyarakat Kutim yang semakin meningkat. Kebutuhan sarana transportasi pun dianggap perlu ada peningkatan.

Diketahui, saat ini Pemkab Kutim sedang fokus membangun jalur transportasi. Prioritas utama tertumpu pada pembangunan Pelabuhan Kenyamukan. Namun rencana membuat bandara juga tak ditinggalkan begitu saja.

“Paling tidak dalam setahun ini ada progres dari pembangunan bandara juga,” ucap Kasmidi.

Untuk memantau perkembangan itu, dirinya membentuk tim percepatan pembangunan bandara. Ia sendiri yang didapuk jadi ketua tim tersebut. Khusus untuk bandara memang masih perlu proses yang panjang. Namun ia yakin rencana pembangunan akan terus dikejar.

“Jadi ada dua kerja dari tim ini. Percepatan pembangunan pelabuhan dan bandara. Untuk bandara masih banyak opsi yang disiapkan,” tuturnya.

Kendala selama ini adalah status lahan. Karena terbentur dengan status kawasan hutan Taman Nasional Kutai (TNK). Karena dibutuhkan penambahan runway bandara. Sementara status taman nasional sangat sulit diubah.

“Pertama ini yang perlu dituntaskan. Mengurus izin kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,” imbuhnya.

Memang kebutuhan masyarakat Kutim terhadap bandara sudah tertutupi. Mengingat telah beroperasinya Bandara APT Pranoto di Samarinda. Sehingga waktu tempuh untuk berangkat lebih cepat dan tidak memakan banyak waktu.

“Sebelum ada bandara di Samarinda, warga menyiapkan keberangkatan sehari sebelum jadwal. Bermalam dulu di Balikpapan,” katanya.

Tetapi, Pemkab Kutim masih berupaya untuk membangun bandara. Tujuannya agar arus distribusi barang dan orang bisa semakin cepat. Serta akan memudahkan akses masyarakat menuju daerah lain.

“Memang bandara belum diutamakan. Tetapi bukan berarti kami mengabaikan. Karena ke depannya pasti bandara akan dibutuhkan,” tandasnya. (bct/zul)

Leave A Reply