Cek Ketersediaan Obat dan Tabung Oksigen, Muspika Palaran Sidak ke Apotek

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Ledakan angka pandemi COVID-19 di Kota Tepian harus diantisipasi. Terlebih tentang ketersediaan stok obat dan kebutuhan tabung oksigen bagi para penderita yang sangat membutuhkan. Kondisi seperti ini tak jarang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab demi meraih untung pribadi.

Untuk menghindari hal tersebut, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dari unsur Polsek Palaran beserta Kecamatan pada Jumat (23/7/2021) siang menggelar sidak di sejumlah apotek. Diketahui, pemerintah pusat sejatinya telah menentukan harga eceran tertinggi (HET) obat-obatan yang dijual pada masa pandemi COVID-19 saat ini.

Kapolsek Palaran, AKP Roganda pun berpesan, agar pemilik apotek tidak terlibat pidana dengan menimbun obat serta tabung oksigen.

“Kami harap jangan melakukan penimbunan (obat-obatan dan oksigen) karena itu ada sanksi pidananya” tegas polisi berpangkat balok tiga emas ini.

Selain itu, Roganda juga meminta para pemilik apotek bisa bekerja sama dengan pihak berwajib, dengan melaporkan data obat yang dijual serta stok yang dimiliki saat diminta oleh petugas.

Turut menambahkan, Camat Palaran Suwarso menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan bersama pihak kepolisian ini juga ditujukan mengawasi izin usaha apotek yang ada. Dan yang tak kalah pentingnya ialah mengimbau, agar para pemilik apotek tidak memanfaatkan kondisi pandemi ini demi keuntungan pribadi.

“Kami minta jangan memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga obat di atas HET, jangan bebani masyarakat dengan menaikkan harga obat,” ungkapnya.

Suwarso juga mengatakan, pihaknya mengecek ketersediaan obat-obatan, oksigen, masker, hand sanitizer, dan alat kesehatan.

“Kami juga mengecek perizinannya dan mengimbau agar penjualannya tak melebihi HET atau harga wajar, serta mengendalikan pemasarannya,” pungkasnya. (aaa/zul)

Leave A Reply