DPRD Kaltim Belum Terima Laporan Realisasi Anggaran COVID-19

Pemprov Diminta Tak Tinggal Diam terkait Anggaran Rp 66 Miliar

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin S Sos S Fil, belum menerima laporan bantuan COVID-19 yang anggarannya diplot Rp 66 miliar oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Komisi IV sendiri sampai saat ini belum dapat laporan. Yang pasti setahu kami terutama untuk BTT (Bantuan Tak Terduga) itu dua bulan yang lalu di Banggar memang ada proses pembahasan. Alokasi anggaran Rp 66 miliar untuk proses sarana dan prasarana kesehatan,” ujar Saleh kepada nomorsatukaltim.com—Disway News Network (DNN), Kamis (22/7) pagi.

Menurut Saleh, anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk memperkuat sisi pelayanan kesehatan di beberapa rumah sakit di Kalimantan Timur.

Antara lain untuk RSUD Kanujoso Djatiwibowo, RSUD AW Syahranie dan beberapa item lain yang berkaitan dengan sisi penguatan layanan rumah sakit. Namun, hingga Kamis (22/7) Komisi IV DPRD Kaltim belum menerima penyampaian realisasi dari kegiatan yang dimaksud itu.

“Kita belum dapat informasi dari provinsi. Kita belum tahu apakah sudah terealisasi atau belum?,” ujarnya.

Salehuddin meminta kepada Pemprov Kaltim agar tidak tinggal diam atas pandemi COVID-19, terkhusus realisasi bantuan anggaran untuk segera dilaporkan ke DPRD Kaltim. Apalagi sekarang ini sudah ada beberapa kabupaten/kota di Kaltim yang telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Selama ini mohon maaf, bantuan itu inisiatif kabupaten/kota. Jalur provinsi hanya koordinasi dan support kebijakan. Jangan juga dengan hal seperti ini provinsi tinggal diam,” pungkasnya. (adv/top)

dprd kaltim

Leave A Reply