Balitbangda Dorong Kolaborasi Riset Sambut IKN

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kaltim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait inovasi mendorong riset menyambut Ibu Kota Negara (IKN), belum lama ini.

Acara tersebut dihadiri, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi didampingi Kepala Balitbangda Kaltim, Abdullah Sani. Turut pula Hadir Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry.

Kepala Balitbangda Kaltim, Abdullah Sani menyebut, Rakor Litbang ini adalah Rakor pertama yang diikuti sejak duduk di Balitbangda Kaltim.

Tujuan dilaksanakannya Rakor, kata dia, untuk menyatukan persepsi yang sama antara Litbang Kaltim dengan OPD terkait, perguruan tinggi, balai penelitian untuk mendukung IKN.

“Kita membuat rencana induk Litbang, terutama riset dan pengembangan Kaltim. Khususnya dengan berkolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk tim Gubernur dan organisasi lain, terkait untuk membangun Kaltim dalam rangka mendukung IKN,” katanya.

Sani menambahkan, ibu kota negara nanti harus banyak belajar dari kelemahan atau kekurangan yang terjadi saat ini di Jakarta. Diantaranya berbagai persoalan, seperti banjir, polusi udara dan sebagainya.

“Kita coba membuat suatu rencana induk pembangunan IKN yang berbasis ekonomi hijau. Itu harus dilakukan, supaya IKN tidak seperti yang ada sekarang,” ucap Sani kepada awak media.

Lanjut Sani, pembangunan antar kabupaten/kota harus dapat dijangkau secara merata. Sebab, masyarakat merupakan aktor paling berpengaruh untuk membangun inovasi kreatif perekonimian.

“Jadi harus lebih bagus, tata ruang bagus dan sebagainya. Hubungan pembangunan antar kabupaten/kota merata, mudah dijangkau, dilalui dan ke depan bagaimana masyarakat Kaltim mempersiapkan itu dengan baik,” jelasnya.

Tentunya dalam pembangunan, banyak tenaga kerja diperlukan. Itu harus kita siapkan betul-betul,” tambahnya.

Selanjutnya, kata dia, yang juga tak kalah harus mendapatkan prioritas adalah mendukung ekonomi kerakyatan dalam bidang pangan dan nabati masyarakat.

“Bagaimana misalnya pangan, nabati. Itu kita lakukan, kita susun dengan baik, lokasi daerah yang cocok untuk itu. Misalnya untuk pemotongan hewan dan sebagainya, kita buat. Kita menyusun itu semua, untuk mendukung IKN. Sehingga antar kabupaten/kota saling terkait, tidak menumpuk di satu daerah saja,” katanya.

Hasil dari Rakor hari ini, kata Abdullah Sani, akan dilanjutkan ke tingkat rapat koordinasi teknis (Rakornis) untuk menindaklanjuti apa saja yang sudah dibahas.

Terkait dengan The Mountain of Isran yang telah ditandatangani oleh Gubernur Kaltim Isran Noor, Abdullah Sani berjanji akan menjalankan dan menindaklanjuti apa yang sudah diamanahkan oleh Gubernur, untuk menjadikannya sebagai wadah pusat riset segala hal yang terkait dengan keanekaragaman dan kekhasan plasma lokal.

“Kami akan terus berupaya membangun sinergitas, seperti saat ini mewacanakan keanekaragaman dan kekhasan plasma lokal,” pungkasnya.(Adv/top)

diskominfo kaltim

Leave A Reply