ngopi

Hari Kemerdekaan, 10 Desa di Paser Bakal ‘Menyala’

Paser, nomorsatukaltim.com – Pengerjaan pemasangan jaringan listrik pada sepuluh desa di Paser terus berjalan. Ditargetkan semester tiga 2021 sudah bisa dimanfaatkan warga.

Lingkungan yang dilakukan pengerjaan yakni, Desa Sunge Batu, Perepat, Sungai Langir, Swan Slutung, Muara Lambakan, Lomu, Segendang, Riwang, Pengguren Jaya dan Muara Andeh. Tentunya itu kabar baik bagi warga, karena tak lagi memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) maupun genset sebagai penerangan.

“Mudahan tak keluar dari jadwal. Ditargetkan 17 Agustus nanti sudah menyala (memanfaatkan listrik PLN),” kata Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN Kaltim, Rahmatan.

Namun seiring berjalannya pemasangan jaringan listrik, terdapat kendala yang dihadapi, khususnya di Desa Muara Lambakan di Kecamatan Long Kali. Bukan perihal ganti rugi tanam tumbuh milik warga, melainkan adanya pengerjaan peningkatan jalan dan jembatan di wilayah itu.

“Jadi ada pengerjaan jalan. Kami paham dan sama-sama mengerti untuk kepentingan masyarakat. Makanya minta solusi kepada pemerintah daerah menyelesaikan dan mencari jalan tengahnya,” sambungnya.

Jika tak kembali melakukan koordinasi dengan Pemkab Paser. Dikhawatirkan ada miskomunikasi. Karena tengah dilakukan peningkatan jalan, sementara petugas teknis di lapangan membawa komponen listrik dengan volume cukup berat.

“Sama-sama penting. Harapan kami, bagaimana pengerjaan jalan dan pemasangan listrik berjalan berbarengan. Sehingga target menyala sesuai jadwal,” ujarnya.

Dari koordinasi dengan Pemkab Paser, memberikan hasil positif. Di mana dijanjikan untuk membahas bersama organisasi perangkat daerah (terkait), sehingga tidak ada tumpang tindih. Seluruh kepentingan masyarakat pun bisa terpenuhi.

“Asisten (Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah) Paser sudah menjanjikan untuk dibahas bersama dulu. Supaya tak saling tumpang tindih,” aku Rahmatan.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Paser, Ina Rosana menuturkan kebutuhan listrik jadi permasalahan mendasar di beberapa wilayah di Kabupaten Paser.

“Ya terkait adanya pengerjaan jalan di Muara Lambakan, kami akan panggil dan bahas bersama Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang),” ucap Ina Rosana.

Secara tegas dia bilang, target 17 Agustus bagi 10 desa yang dikerjakan pemasangan listrik, tak bakal melewati jadwal. Mengingat mulai perangkat desa hingga warga bisa bekerjasama.

“Kami optimis 17 Agustus merdeka listrik. Kalau ganti rugi tanam tumbuh (milik warga) tidak ada,” tandas Ina. (asa/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply