Borneo FC Yakin Liga 1 Digelar Agustus

Samarinda, nomorsatukaltim.comBorneo FC jadi salah satu tim yang paling galau menghadapi situasi saat ini. Ketika persiapan tim gencar dilakukan jelang bergulirnya Liga 1 musim 2021. Pandemi masih jadi halangan perhelatan kompetisi tahun ini.

Sementara pecinta bola tanah air begitu berharap, kompetisi kembali mewarnai sepak bola Indonesia. Menyaksikan tim atau pemain idola bertanding di atas lapangan. Saling adu terampil menuju posisi puncak di akhir musim. Meluapkan kegembiraan juga kesedihan kala mendapati kemenangan atau kekalahan tim kesayangan.

Sepertinya bergulirnya kembali kompetisi mendapat angin segar. Ketika Presiden Jokowi menyatakan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tetap berlangsung tanpa penonton. Setidaknya, liga ada harapan lekas bergulir berkaca pada pernyataan itu.

“Ada angin segar ketika Presiden menyatakan PON di Papua Oktober tetap berlangsung dengan tanpa penonton. Artinya kita juga masih ada harapan liga bisa bergulir. Semoga saja,” kata Farid Abubakar, manajer Borneo FC Samarinda yang rutin mendampingi latihan skuat Pesum Etam.

Farid melanjutkan Liga 1 Indonesia tidak mesti berkaca pada kesuksesan sepak bola Eropa. Yang tetap bergulir di tengah situasi yang sama. Bahkan suporter bisa hadir di stadion. Beda negara beda penanganan, mungkin juga jenis virusnya.

Dia pun heran dengan yang terjadi saat ini. Padahal sejatinya turnamen pra musim Piala Menpora sukses berjalan. Tentunya menjadi salah satu rujukan untuk bisa digelarnya kompetisi. Sejak kick-off hingga babak final, Piala Menpora dianggap sukses. Terutama dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Di Eropa memang lebih cepat penanganan pandemi. Beda di Indonesia. Mungkin pemerintah punya kebijakan sendiri. Dan surat resmi juga sudah kami terima, menyatakan kemungkinan liga baru akan diselenggarakan bulan Agustus,” terangnya.

Pastinya penundaan itu berdampak pada klub. Terutama dalam memenuhi kebutuhan pemain. Mulai dari gaji hingga biaya operasional tim. Walaupun subsidi dari operator sudah diterima, tetap saja masih perlu penambahan pemasukan. Yakni dari digelarnya kompetisi. Terkait surat resmi yang diterima Borneo FC, masih dalam revisi oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Masih dalam catatan, belum ada kejelasan. Bahkan beredar kabar Polri mau merevisi masalah surat izin,” pungkasnya. (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: