Borneo FC Segera Kerja Sama dengan Klub Eropa

Samarinda, nomorsatukaltim.comBorneo FC Samarinda secara perlahan membangun tim lebih profesional. Seiring rencana klub yang tengah bangun fasilitas latihan, gym dan juga pengembangan usia muda lewat akademi Borneo FC Samarinda.

Pembangunan sarana lapangan latihan dilakukan secara bertahap. Saat ini sedang dalam tahap konstruksi awal dan baru akan kelar dalam tempo dua atau tiga tahun mendatang. Termasuk untuk fitness center yang sudah masuki tahap finishing dan bisa digunakan tahun ini.

Sementara akademi Borneo FC berjalan demi menggali dan memupuk bakat calon pemain lokal. Terbaru manajemen Borneo FC menunjuk Firman Utina. Yang memiliki tugas mencari dan membina generasi muda daerah tersebut. Bahkan, Presiden Borneo FC, Nabil Husein juga menjelaskan jika dirinya telah menjalin komunikasi dengan tim Eropa untuk melakukan kerja sama dengan Borneo FC Samarinda.

“Harus dipersiapkan satu per satu memang. Insya Allah mau kejar dulu ini lapangan latihan, mudah-mudahan ada yang bisa cepat jadi karena Borneo FC akan ada kejutan. Kerjasama dengan tim luar. Klub Eropa yang jelas,” katanya kepada nomorsatukaltim.com.

Saat ini, manajemen tengah mempersiapkan segala sesuatunya sebelum diumumkan perihal kerja sama itu. Terpenting, Nabil berharap proses persiapan yang sedang ditempuh ini bisa berjalan lancar.

“Nanti kalau sudah benar 100 persen atau paling tidak 99,9 persen, saya akan kasih tahu. Semoga saja dimudahkan dan dilancarkan agar mimpi anak Indonesia bisa tersalurkan,” tegas penguasaha muda Kota Tepian itu.

Libur Lebaran Pesut Etam

Sementara skuat Borneo FC saat ini sedang diliburkan sejak Jumat (16/7) kemarin. Selain karena belum ada kejelasan kompetisi, adanya Hari Raya Idul Adha yang jatuh 20 Juli mendatang menjadi alasan manajemen meliburkan pemain. Manajer tim Borneo FC, Farid Abubakar membenarkan kabar diliburkannya para pemain. Memberi jeda istirahat kepada pemain adalah bentuk lain dari program persiapan.

“Saya sudah bicara dengan tim pelatih soal kondisi saat ini. Akhirnya diputuskan kalau pemain diliburkan selama enam hari terhitung sejak besok sore (hari ini),” terang Farid.

Dijelaskannya, pagi kemarin program latihan masih diberikan kepada pemain sekaligus memberikan program untuk dijalankan saat libur latihan. Memang seperti libur sebelumnya, latihan akan tetap dijalankan pemain selama tak beraktivitas bersama. Nantinya tim pelatih akan melihat sejauh mana pemain menjaga kondisinya ketika latihan dilakukan kembali. Program latihan mandiri tetap akan terlihat hasilnya.

Menurut Farid, meski diliburkan namun tak semua pemain kembali ke daerah asalnya. Salah satu alasannya adalah masih merebaknya wabah COVID-19 di Indonesia. Beberapa pemain dari luar Kaltim memilih tetap berada di Samarinda, karena khawatir terpapar.

“Situasi saat ini jelas tak baik untuk pemain kembali ke daerahnya. Kami tak memaksa mereka tetap di Samarinda, tetapi alangkah lebih baik jika tak pulang dulu di tengah situasi seperti saat ini. Memang ada moment Idul Adha, tapi mau bagaimana lagi kalau keadaannya seperti ini,” pungkasnya. (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: