ngopi

Komisi II Akan Bahas Aset Dan Hibah Bersama Disdik

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Komisi II DPRD Kaltim akan mengundang mitra kerjanya untuk membahas bersama terkait masalah aset dan program kerja dalam waktu dekat.

Saat ditemui di sela-sela kegiatannya, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listyono menjelaskan terkait reschedule yang akan digarap bersama anggota dewan lainnya.

“Di masa COVID ini penjadwalan reschedule semua. Berbicara penyertaan modal, kemarin ada rapat. Nanti setelah ini kita akan kerja terus panggil BPD, juga soal aset pergudangan. Dan kita juga panggil segera MAN (Madrasah Aliyah Negeri) untuk pembahasan hibah,” ucap Tyo sapaan akrabnya saat ditemui media Disway dan nomorsatukaltim.com, Rabu (14/7) siang.

Dikatakannya, terkait dengan pembahasan aset hibah dengan MAN Samarinda, sangat penting dilaksanakan untuk menghindari terulangnya persoalan yang menimpa SMAN 10 Samarinda.

“Ya jangan sampai ada kejadian sama seperti sekolah lain, seperti Melati 10. Nanti diusir lagi dan sebagainya. Makanya harus disegerakan. Itu yang kita agendakan di Komisi II,” terang Politisi Partai Golkar ini.

Dikatakan Nidya Listiyono, terkait SMAN 10 sendiri, pihaknya telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan pihak terkait, baik dari Pemprov Kaltim dalam hal ini Biro Hukum, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim. Dan diperoleh kepastian bahwa, lahan milik Pemprov Kaltim.

Menurutnya, pembahasan terkait aset sangat penting dilakukan bersama OPD terkait, untuk mengevaluasi dan mengetahui seberapa besar pelaksanaan, kendala-kendala yang dihadapi dan sebagainya. Juga menghindari terjadinya perbedaan pemahaman.

“Kita akan panggil Biro Hukum, Departemen Agama, Pengurus MAN Samarinda juga termasuk pihak BPD Kaltim. Agar saling bersinergi dan menyamakan tujuan,” katanya.

“Rencana kami secepatnya setelah kegiatan reses anggota dewan selesai, kita akan mengundang mitra-mitra kerja Komisi II,” tutupnya. (Adv/top)

dprd kaltim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply