Gelandang Borneo FC Bustos Masih Perlu Waktu untuk Bersinar

Samarinda, nomorsatukaltim.com– Jonathan Ezequiel Bustos. Gelandang serang yang baru saja didatangkan Borneo FC dari Argentina itu diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri skuat Pesut Etam. Debutnya menjanjikan. Gaya permainan khas Amerika Latin ia terapkan dengan cukup baik.

Pertandingan pertamanya bersama Borneo FC ia dapatkan kala menjalani laga uji coba lawan PSG Pati (29/5/2019) lalu. Saat Borneo training camp di Jogjakarta. Bustos dipasang sebagai pemain tengah, menopang Fransisco Torres dan Guy Junior sebagai eksekutor akhir.

Ia tampil  dominan dalam debutnya, beberapa kali berhasil menusuk area pertahanan lawan. Baik melalui aksi individu, maupun skema umpan pendek. Mengeksplore atau membuat ruang terbuka memanfaatkan lebar lapangan.

Bahkan sebiji gol Pesut Etam diawali dari nutmeg super cantik yang ia lakukan. Sebelum diteruskan dengan umpan crossing Yongki yang diselesaikan dengan sundulan mematikan Fajar Fathurrahman.

Selepas debutnya, beragam tanggapan positif bermunculan. Jadi bahan perbincangan hangat di kalangan suporter setia Borneo FC Samarinda. Termasuk mengaitkan dirinya dengan pendahulunya, Renan silva. Pun jajaran pelatih yang menilai Bustos masih butuh waktu untuk adaptasi lebih jauh dengan gaya sepak bola tanah air.

“Bustos, kalau dalam latihan memang terlihat progresnya, tapi ukurannya beda antara latihan dan liga. Jadi untuk memberi penilaian yang menyeluruh belum bisa,” kata Amiruddin, asisten pelatih Borneo FC Samarinda.

Kemampuan Bustos sejauh ini memang belum teruji di pertandingan resmi. Baru menjalani laga uji coba yang tidak memiliki target tertentu. Di tambah dengan atmosfer pertandingan dan lebih banyak tekanan. Artinya, kebolehan Bustos belum bisa diakui sebelum ia berhasil menunjukan kualitasnya di ajang liga nanti.

“Misal kalo ujicoba, kita tidak ada target hasil akhir. Tapi kalo di liga pasti ingin menang kan. Jadi atmosfer dan tekanannya akan berbeda,” imbuhnya menilai.

Amiruddin melanjutkan sang pemain baru juga tidak bisa serta merta disamakan dengan Renan Silva yang mampu keluar sebagai pemain terbaik Liga 1 Shopee 2019. Yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman bermain di liga Indonesia. Sementara Bustos bisa dikatakan sebagai pemain anyar yang digadang mampu memberikan warna di persepak bolaan tanah air.

“Beda lagi kalo ngomongin Renan, dia datang ke Borneo FC sebagai mantan pemain Persija. Jadi secara adaptasi sepakbola Indonesia dia sudah paham, sedangkan Bustos masih perlu itu,” pungkasnya. (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: