Cegah Klaster Vaksin, Dandim 0909 Sangatta Minta Formulir Diberikan sebelum Vaksinasi

Kutim, nomorsatukaltim.com– Antusiasme masyarakat Kutai Timur terhadap vaksinasi COVID-19 mulai meningkat tajam, semenjak TNI-Polri menggelar serbuan vaksin awal Juli lalu. Dalam sehari, vaksinator bisa memberikan suntikan vaksin hingga ratusan dosis kepada penerima vaksinasi COVID-19.

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi ini menimbulkan kekhawatiran Dandim 0909 Sangatta, Letkol CZI Pabate yang menurut pantauan di lapangan bisa memunculkan klaster vaksin.

“Saya sarankan vaksin ini pelaksanaannya harus kita formulasikan, saya takut vaksinasi ini jadi klaster baru,” ucapnya saat menghadiri rapat koordinasi bersama Satgas COVID-19 Kutim, Senin (12/7/2021) lalu.

Terdapat perencanaan, di mana formulir pendaftaran vaksin diberikan kepada penerima sebelum pelaksanaan, agar tidak terjadi penumpukan di lokasi.

“Seperti yang sudah disampaikan Diskes (Dinas Kesehatan), sebenarnya Diskes sudah merancang pakai formulir yang diberikan ke penerima,” ujarnya.

Sehingga, lanjutnya, vaksinator yang ada di lokasi pelaksanaan vaksinasi hanya melayani penerima yang sudah memiliki formulir tersebut. Letkol CZI Pabate meyakini, penerapan ini dapat meminimalisasi ledakan jumlah penerima vaksin di lokasi penyuntikan, sebab masyarakat yang belum mendapat formulir tidak mendapat pelayanan.

“Kalau diterapkan, orang yang datang bisa kita atur. Karena kalau tidak, bisa membludak dan tidak menutup kemungkinan jadi klaster baru,” tuturnya.

Selain itu, dengan usulan penerapan ini, masyarakat juga tidak pulang dengan tangan hampa akibat kehabisan formulir pendaftaran saat ke lokasi penyuntikan.

“Dengan menerapkan formulasi ini tidak menimbulkan kekecewaan terhadap masyarakat yang sudah datang namun tak dapat formulir karna kuota habis,” pungkasnya. (bct/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: