ngopi

PTM Terbatas PPU Perlu Selaras Kebijakan Pusat

PPU, nomorsatukaltim.com – Juli ini masuk tahun ajaran baru. Sekolah-sekolah di Penajam Paser Utara (PPU) mulai mempersiapkan pengadaan pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas. Namun arahan belum ada.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU juga masih menunggu rekomendasi Ketua Satgas COVID-19 PPU, yaitu Bupati Abdul Gafur Mas’ud (AGM). Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD PPU Muhammad Arif Albar meminta dinas terkait mempertimbangkan dengan benar situasi terkini.

Alangkah baiknya, menurut politikus Partai Perindo ini, bisa menyelaraskan rencana itu dengan kebijakan pusat. Apalagi, sejak Juni kasus COVID-19 kembali menanjak.

“Tetap harus disesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat soal pembatasan kegiatan masyarakat,” katanya, Senin, (12/7/2021).

Menyesuaikan dengan kebijakan pusat, lanjut dia, bukan berarti tak boleh menggelar PTM Terbatas.

“Iya tinggal dinas terkait ini membikin formula yang tepat. Supaya PTM tetap bisa berjalan. Misalnya saja dengan penerapan protokol kesehatan yang pas,” ujarnya.

Langkah itu bisa dilaksanakan sembari menunggu hasil pertimbangan kepala daerah. Satu sisi, ia mengaku prihatin dengan kondisi dunia pendidikan.

Selama setahun lebih, siswa-siswi hanya belajar lewat daring. Secara kualitas, dinilai tentu ada perbedaan dengan belajar tatap muka.

“Kita juga melihat bahwa pembelajaran daring ini tidak begitu efektif. Makanya dinas terkait mesti punya terobosan,” tutup Arif. (rsy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply