Puluhan Warga di 1 RT Positif, Satgas COVID-19 Paser Tutup Akses Jalan Gang

Paser, nomorsatukaltim.com – Langkah tegas diambil Pemkab Paser. Dengan melakukan lockdown di Gang Seratai RT 2, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, usai puluhan warga terkonfirmasi positif COVID-19.

“Dari awal bulan sampai sekarang ditemukan 51 orang yang terpapar COVID-19,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Paser, Amir Faisol, Senin (12/3/2021).

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Paser itu, saat ini dilakukan lockdown mikro. Sehingga akses keluar masuk di lingkungan RT 2 tak diperkenankan, baik warga sekitar maupun dari luar wilayah.

“Setidaknya warga jangan keluar masuk dulu. Ini tujuannya untuk memutus penyebaran COVID-19, sehingga tidak menyebar ke warga lingkungan lainnya,” sambung Amir.

Ia bilang, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) bagi warga yang terpapar virus corona dan tak ada gejala, bisa melakukan isolasi mandiri. Namun karena banyaknya yang terkonfirmasi positif, maka Satgas mengambil langkah tegas dengan melakukan lockdown.

“Ini tujuannya untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. Dari 51 orang yang positif itu, untuk balita saya belum dapatkan data yang pasti, apakah ada atau tidak,” ungkapnya.

pemprov iduladha

Sebagian melakukan isolasi mandiri di rumah dan isolasi di eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya.

“Ya ada gejala ringan. Namun untuk yang isolasi mandiri di rumah tetap dilakukan pemantauan oleh puskesmas,” sebutnya.

Amir tak mengetahui asal-muasal penyebaran COVID-19 di Gang Seratai RT 2 Desa Tepian Batang.

“Kami menduga ini mobilisasi masyarakat,” akunya.

Untuk membantu kehidupan sehari-sehari selama isolasi mandiri di rumah, Pemkab Paser menyalurkan bantuan paket sembako. Sebagai catatan hingga berita ini dimuat, tengah dilakukan tes usap antigen. Diketahui saat ini Kabupaten Paser zona merah dengan 106 kasus terkonfirmasi positif.

“Kami terus melakukan tracing. Ya Sabtu (10/7/2021) lalu melakukan swab test antigen, tapi belum semuanya. Dengan dilakukan pemeriksaan ini kembali hari ini (Senin), kami bisa mendeteksi secara penuh seluruh warga,” tandasnya. (asa/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: