Warga Melak Ramai Terjun ke Sungai Mahakam, Ada Apa?

Kubar, Nomorsatukaltim.com – Sabtu (10/7/2021) ada pemandangan yang tak biasa oleh masyarakat Kecamatan Melak, Kubar. Puluhan warga di bantaran Sungai Mahakam ini terlihat ada yang sedang mencuci dan mandi, bak aktivitas tempo dulu.

Usut punya usut ternyata, sejak Sabtu pagi kemarin, pelayanan listrik negara mandek seharian alias mati total. Kegerahan warga bertambah dengan tak mengalirnya pelayanan air PDAM di wilayah Kecamatan Melak. Sebagai alternatif, Sungai Mahakam pun jadi solusinya.

“Air PDAM mulai pagi mati. Ini air untuk buang air kecil saja, saya pakai air galon. Alternatifnya kami sore mandi ke Sungai Mahakam saja. Anggaplah nostalgia bahari,” ucap Kartini, warga Jalan H. Nurdin Kelurahan Melak Ulu ini, saat ditemui awak Disway Kaltim dan Nomorsatukaltim, kemarin (10/7/2021).

Hal senada dikatakan Muhammad Sofyan warga Melak Ilir, yang mengungkapkan kondisi air mati bersamaan dengan padamnya listrik di wilayah mereka.

“Ya begini. Gara-gara air mati, makanya banyak yang mandi di Mahakam,” ujar Sofyan.

Sementara Idham, warga lainnya pun juga bersuara terkait listrik padam seharian.

“Infonya sih lihat di sosmed (media sosial) tadi ada perbaikan jaringan listrik secara bergilir. Nah di Melak, kayaknya kena giliran nih,” ungkapnya.

Informasi dari sumber terpercaya berhasil dihimpun media ini. Gangguan layanan pelanggan dikarenakan terjadi kebocoran pipa induk di kawasan Royoq, sehingga menyebabkan layanan air tersendat.

“Infonya di Royoq yang bocor mas. Pipa induknya. Bentar lagi hidup, soalnya tadi sudah proses nyambung. Lalu mengisi booster,” ujar sumber tersebut.

Sejatinya tidak semua aliran air PDAM terganggu, melainkan hanya jaringan tertentu saja. Sebagian air yang distribusikan dari PDAM Tirta Sendawar tidak ada masalah. (luk/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: