Jelang PON XX Papua, Karate Kaltim Perbanyak Simulasi Tanding

Samarinda, nomorsatukaltim.com– Pegix hadi dan Adi Ardiansyah. Adalah dua atlet karate yang bakal diandalkan Kaltim pada PON XX Papua tahun ini. Menjelang beberapa bulan tentu meningkatkan kualitas jadi fokus utama mereka. Berlatih keras dengan tetap menjaga stamina mesti dilakukan. Demi membawa pulang medali untuk Bumi Etam.

Tahap persiapannya cukup panjang. Program peningkatan fisik hingga teknik telah mereka asah di bawah asuhan pelatih. Sampai digelarnya Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) atau Sentralisasi oleh KONI Kaltim yang berlangsung sejak Kamis 8 Juli kemarin.

Kedua atlet Karate Kaltim ini pun dalam waktu dekat bakal melangsungkan tryout ke Bali. Untuk menambah jam terbang dan pengalaman. Sembari menunggu situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) usai 20 Juli 2021 nanti. Berharap kondisi pandemi COVID-19 segera mereda.

Cabor karate sangat menaruh harapan penuh pada kedua atlet ini. Pegix dan Adi punya target tinggi. Bertanding di kelas 60kg untuk Pegix dan 55kg untuk Adi.

“Mematangkan strategi tanding ya, dan itu hanya bisa kita kembangkan melalui uji tanding atau persahabatan. Alhamdulillah akhir bulan ini kita di agendakan oleh pelatih tryout ke Bali,” kata Pegix Hadi, Ahad 11 Juli 2021.

“Uji tanding memang tidak sama dengan rutinitas latihan. Suasananya pasti beda ya. Mungkin saat latihan kita sudah biasa ketemu dengan sesama atlet, tapi kalau try-out ada kesan seolah itu sudah pertandingan resmi,” tambahnya.

Ia melanjutkan, menjalani waktu persiapan yang makin mepet. Juga dalam masa pemusatan latihan seperti yang tengah mereka jalani. Hanya ada kewajiban untuk mentaati saran dan petunjuk pelatih, tujuannya agar seluruh kegiatan yang sudah di program berjalan dengan baik dan maksimal.

“Dalam puslatda seperti ini, waktu kita full mengikuti program yang di jadwalkan setiap harinya. Kapan jam latihan di mulai sampai istirahat kita wajib di taati,” pungkas Pegix. (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: