Dewan Segera Bahas Terbitnya Perkada Mendahului APBD PPU

PPU, nomorsatukaltim.com – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) siap membahas terbitnya Peraturan Kepala Daerah (Perkada) mendahului APBD 2021. Draf yang telah lama disusun Pemkab PPU sudah rampung dan diserahkan Juni lalu.

Rencana terbitnya perkada atau perbup itu muncul dikarenakan beberapa hal. Selain adanya defisit APBD disebabkan kurang salur dari pusat. Kesemuanya berkaitan dengan masih tingginya kasus COVID-19 sehingga perlu penanganan yang lebih intens dan menyeluruh.

Lalu, perlunya penambahan alokasi anggaran untuk membiayai kebutuhannya. Sesuai Surat Edaran
Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Nomor SE-2/PK/2021 8 Februari 2021 lalu. Tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa) 2021 untuk Penanganan Pandemi COVID-19. Serta Pembayaran kewajiban terhadap belanja yang melampaui tahun anggaran 2020.

“Itu sudah di tangan DPRD. Tinggal tanda tangan beliau-beliau, jalan sudah itu,” ucap Plt Sekkab PPU Muliadi belum lama.

Pernyataan itu dibenarkan Ketua DPRD PPU Jhon Kenedi. Kepada awak media, ia menjelaskan pembahasan dokumen dijadwalkan bakal dimulai minggu ini.

“Perkada ini sudah sampai ke kita. Kami sudah melihat, total anggaran itu berkisar Rp 80 miliar lebih,” ujarnya.

Disebutkan ada beberapa item penganggaran yang diusulkan di dalamnya. Pertama terkait biaya tak terduga (BTT). Itu ada penambahan dari pembahasan awal 2021, karena kasus COVID-19 semakin bertambah.

Ada juga rencana pembayaran kegiatan yang sudah selesai tahun 2020. Itu menjadi utang daerah, jadi perlu juga untuk diprioritaskan. Ada juga pekerjaan yang tidak selesai tahun lalu, dan akan dilanjutkan di 2021. Turut masuk di dalam anggaran perkada kali ini.

Ada juga penambahan pembelian mobil dinas sebanyak 3 unit. Selebihnya ada juga dana insentif pegawai, yang harus pula masuk di Perkada 2021.

“Karena baru disampaikan, kita juga akan membahas bersama Banggar DPRD PPU,” sebutnya.

Di sisi lain, Jhon menyiratkan pembahasan Perkada 2021 bersama tim Banggar akan diupayakan berlangsung secepat mungkin.

“Kalau menurut saya tidak banyak yang dibahas, sebab item-item yang ada di Perkada ini memang sudah jadi kewajiban kita untuk dituntaskan,” pungkas Jhon. (rsy/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: