Risti Utami – Haji Baba, Kandidat Wawali Balikpapan

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Haji Baba mengklaim namanya diusulkan dewan pimpinan daerah untuk mengisi kekosongan kursi wakil wali kota Balikpapan. Ia bersaing dengan Risti Utami Dewi. 

Pernyataan itu diungkapkan anggota DPRD Kaltim itu, menjawab teka-teki nama yang disodorkan banteng moncong putih, menggantikan posisi Thohari Aziz.

Dijumpai baru-baru ini, Haji Baba juga menyebut bahwa ia akan bersaing dengan isteri mendiang Thohari Aziz, Rasti Utami Dewi.

Keduanya diketahui telah menyelesaikan fit and proper test oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP awal Juni lalu.

“Betul itu, saya dengan Ibu Risti. Tapi semua itu adalah keputusan DPP. Semua kita menunggu keputusan dari DPP. Sampai hari ini belum ada perintah,” ujar Haji Baba menginformasi ketika ditemui di komplek DPRD Kaltim.

Anggota Komisi III itu mengaku tidak tahu persis kapan Surat Keputusan dari DPP akan turun. “Itu DPP yang menentukan kapan turunnya,” kata dia.

Kendati demikian, Haji Baba dan Risti Utami Dewi dikatakan telah mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada tanggal dua Juni lalu. Agenda tersebut diselenggarakan DPP PDIP secara virtual, kata Haji Baba.

Ia memastikan, dirinya dan Risti Utami Dewi sama-sama siap menerima titah Partai. “Baik saya maupun Ibu Risti akan siap. Namanya kita pasukan, kita bawahan, perintah partai kita jalankan,” imbuhnya.

Risti Utami, kata Haji Baba, secara pribadi memang berminat. Sebagai kader wanita partai dan isteri mendiang Thohari Aziz, Risti salah disebut punya peran besar. Dalam memperjuangkan kemenangan pasangan Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz pada Pilkada Balikpapan 2020 lalu.

“Tentu dia (Risti Utami Dewi) akan mempertahankan itu.”

Menanggapi kemungkinan adalanya calon yang diusung partai lain yang tergabung dalam koalisi partai pengusung RM-TH, Haji Baba bilang begini: “Itu pasti. Kami PDIP enggak masalah, semua berhak mengusung nama.”

“Tetapi perlu juga kita ketahui bahwa yang kemarin berjuang adalah PDIP. Tentu juga kita harus melihat-lihat aspek itu. Tentu jangan terlalu gegabah. Tentu kita harus melihat haknya PDIP,” ulasnya.

Haji Baba dan Risti Utami Dewi disebut tinggal menunggu SK dari DPP. Setelahnya, baru semua partai berkumpul dan berembuk. Dalam forum itu setiap partai dalam koalisi boleh mengusung nama-nama calonnya.

Lalu nama-nama tersebut dikirimkan ke wali kota. Wali kota memilih dua nama. Untuk diajukan ke DPRD. Dan DPRD kembali memilih melalui mekanisme voting. “Wali kota bersurat ke DPRD. DPRD menjadwalkan pemilihan,” pungkasnya.

Munculnya Haji Baba tentu cukup mengagetkan. Selama ini nama-nama yang beredar ialah Pelaksana Tugas Ketua DPC PDI Balikpapan, Edy Sunardi. Dan sekretaris DPC, Budiono yang juga wakil ketua DPRD Balikpapan.

Terkait kebenaran klaim Haji Baba, redaksi belum berhasil meminta konfirmasi dari Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin. *DAS/YOS

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: