Boaz Didepak Persipura, Merapat ke Borneo FC?

Samarinda, nomorsatukaltim.com– Kabar mengejutkan datang dari Papua. Striker senior Boaz Solossa resmi berpisah dengan klubnya, Persipura Jayapura. Pemain yang menghabiskan karier sekira 16 tahun di Persipura itu diduga melakukan tindakan indisipliner.

Bersama rekannya, Yustinus Pae . Boaz meminum alkohol sesaat sebelum uji coba melawan Persita Tangerang beberapa waktu lalu. yang membuat manajemen Persipura geram hingga mengambil keputusan yang berat tersebut.

Baik Boaz maupun Yustinus kini berstatus tanpa klub. Nah, sejauh ini menurut Boaz baru Persija Jakarta dan Borneo FC yang menjalin komunikasi. Ada juga klub Liga 2. Dia pun mengajukan syarat andai ada klub yang ingin memakai jasanya. Syarat tersebut wajib dipenuhi.

“Ke mana pun saya pergi, saya usahakan dengan saudara saya Yustinus Pae. Kita harus bersama-sama. Ke mana pun saya pergi, Tipa (sapaan Yustinus Pae) harus ikut. Saya pikir kita dua harus bermain sama-sama karena sudah jadi keluarga. Ke mana pun saya pergi, saya mohon harus mau Tipa ada di situ. Harus sama-sama,” ujar Boaz dikutip dari cnnindonesia.com.

Boaz disinyalir kuat merapat ke klub Liga 1. Secara kualitas eks pemain Timnas Indonesia itu masih sangat layak. Ditambah pengalamannya bermain di kasta tertinggi sepak bola nasional. Borneo FC sendiri mengakui tengah melihat peluang untuk merekrut pemain kidal itu. Boaz sendiri pernah membela Pesut Etam pada 2015 dan 2018 lalu. Sebagai pemain pinjaman.

Hanya saja saat ini Borneo FC punya banyak stok pemain depan. Seperti Francisco Torres, Amir Bekic. Belum lagi winger seperti Terens Puhiri, hingga M Sihran. Namun semua kembali ke pelatih. Karena juru taktik lah yang tahu kebutuhan tim.

pemprov iduladha

“Hubungan dengan Boaz sangat baik. Yang bersangkutan juga pernah main di sini. Cuma kalau pendekatan secara khusus untuk direkrut sih belum,” katanya kepada nomorsatukaltim.com, Kamis (8/7) kemarin.

Soal paketan dengan Yustinus Pae, Farid juga sudah mengetahui. Kedua pemain itu sudah seperti saudara. Maka sulit memisahkan Pae dan Boaz. Tapi lagi-lagi, posisi pemain belakang yang ditempati Pae juga sangat penuh di Borneo.

“Kalau dilihat bisa jadi sepaket ya. Sementara posisi Yustinus Pae di Borneo FC sudah diisi banyak pemain lain. Semua masih dalam pertimbangan,” pungkasnya.

Saat ini Borneo FC dihuni 32 pemain. Sampai dengan saat ini kata Farid pihaknya masih mengevaluasi pemainnya. Baik melakukan skema peminjaman pemain atau melepas pemain. Selain itu, stok pemain asing saat ini juga melebihi kuota yang akan didaftarkan di liga nanti.

Apapun itu, Proses persiapan membentuk the dream team sudah berjalan maksimal. Warga Kota Tepian berharap Borneo FC mampu mengarungi kompetisi hingga akhirnya keluar sebagai juara liga. Manyala !  (frd/fdl)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: