Soal Tanaman Porang, Karoding: Perjelas Dulu Pasarnya

Paser, nomorsatukaltim.com – Dulu tak dilirik, kini umbi porang perlahan mulai menjadi primadona. Tak terkecuali di Kabupaten Paser. Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura mengklaim, sudah 30 hektare lahan yang digunakan untuk menanam porang.

“Itu yang ada ada di data kami sementara ini,” sebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kabupaten Paser, Karoding, Senin (5/7).

Namun untuk pengembangan porang, pihaknya masih melihat pangsa pasar. Jangan sampai sudah berbondong-bondong warga menanam, justru kesulitan memasarkan.

“Masih mau memastikan harga pasarnya, apakah ada jaminan. Jangan sampai nanti booming-nya luar biasa, begitu panen masyarakat kesulitan,” ujarnya.

Begitupun dengan bibitnya. Bagaimana mendapatkan bibit baik jenis spora maupun katak. Sementara ini banyak yang telah menanam porang di daerah Kecamatan Long Kali, Long Ikis dan Batu Engau.

“Kami juga sudah melakukan studi banding beberapa daerah yang penghasil porang. Ya di Paser ini sangat berpotensi, lahan dan petaninya ada,” terangnya.

Baca Juga: Geliat Porang di Paser, Petani Masih Butuh Diedukasi 

Kaltim Mendorong Ekspor Komoditas Super Prioritas

Karoding menilai, titik balik porang ada saat panen mendatang. Karena jika berhasil dan pasarnya jelas, maka dapat dipastikan banyak masyarakat yang bakal meniru. Termasuk soal harga pun dengan ketersediaan bibit.

“Mudah-mudahan jadi potensi. Kami lihat juga sudah menjadi binaan Kementerian Pertanian. Ini jelas harus dikembangkan. Digadang-gadang meningkatkan penghasilan petani,” tandasnya.

Sementara ini, Kabupaten Paser masih mengandalkan komoditas unggulan. Di antaranya komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, komoditas tanaman pangan seperti padi dan jagung, serta holtikultura. ASA/ENY

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: