Kasus Anak Terpapar COVID-19 di Paser, Rendah

Paser, nomorsatukaltim.com – Tak kenal usia hingga strata, semua terancam terpapar COVID-19. Begitu pun dengan anak-anak, salah satunya di Kabupaten Paser.

Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Paser, Amir Faisol tak menampik hal itu. Hanya saja untuk angka pasti anak-anak terpapar COVID-19, ia tidak mengingat secara terperinci. Baik kelompok usia 0-2 tahun, 3 tahun sampai 6 tahun, 7 tahun hingga 12 tahun, dan 13 sampai 15 tahun.

“Saya belum bisa menyampaikan soalnya harus kami melihat datanya satu persatu. Tapi, intinya secara umum di Kabupaten Paser anak-anak terpapar COVID-19 tak sebanyak seperti daerah lain (wilayah Kaltim),” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser itu.

Meski menurutnya tergolong rendah dibandingkan daerah lain, Amir tetap meminta selalu waspada, serta selalu mengindahkan protokol kesehatan.

Baik anak maupun orang dewasa, jika terpapar COVID-19 dari sisi perawatan tak ada perbedaan. Yang mana jika ada gejala sedang hingga berat dan disertai komorbid dirujuk di RSUD Panglima Sebaya.

“Perawatannya sama saja. Kalau tanpa dan gejala ringan bisa isolasi di Rumah Sakit Muhammadiyah,” sambungnya.

Pun bagi yang terpapar COVID-19 khususnya di Kabupaten Paser, sejauh ini belum mendengar atau menemukan terserang virus corona varian baru.

“Kalau di Paser sampai hari ini belum kami temukan varian lain. Misalnya Delta. Termasuk juga yang menyerang anak-anak, belum bisa mengatakan itu varian Delta atau varian lain,” jelasnya.

Untuk vaksinasi anak-anak sejauh ini belum dijadwalkan. Dikatakan Amir, kembali melihat ketersedian vaksin, serta apakah telah direkomendasikan untuk dilakukan penyuntikan vaksin.

“Jenis vaksin untuk anak sampai hari ini belum tersedia, maksudnya belum datang untuk Kabupaten Paser. Kalau daerah lain mungkin sudah ada,” pungkasnya.

Sebagai catatan, Kabupaten Paser saat ini zona merah dengan 84 kasus terkonfirmasi positif. Yakni rincian, Kecamatan Pasir Belengkong 11 kasus, Tanah Grogot 36 kasus, Kuaro 14, Muara Komam dan Long Kali masing-masing 1 kasus, Batu Sopang dan Long Ikis juga masing-masing 3 kasus. Sementara 15 kasus positif lainnya dari luar daerah. (asa)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: