Anak-Anak dan Remaja Bakal Masuk Prioritas Vaksinasi Massal

Kukar, nomorsatukaltim.com – Dalam waktu dekat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bakal menerapkan vaksinasi massal ke sasaran baru. Kali ini yang bakal disasar kelompok usia antara 12-17 tahun.

Meskipun belum tahu kapan pemberlakuannya, namun dipastikan hal ini sudah digodok di tingkat pusat. Senada yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kutai Kartanegara (Kukar), Martina Yulianti.

Saat ini Pemkab Kukar masih menunggu jadwal pasti dan jumlah alokasi yang diberikan oleh Kemenkes untuk Kukar. Dijelaskan oleh Martina, kepastian pemberian vaksin untuk kelompok umur 12-17 tahun sudah melalui sejumlah kajian dan pengujian.

Termasuk uji klinis, apakah aman diberikan dan disuntikkan kepada kelompok umur tersebut.

“Sudah dilakukan uji klinis,” jelas Martina pada Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, belum lama ini.

Selain menunggu jadwal resmi dan jumlah alokasi yang akan diberikan ke Kukar, termasuk juga jenis vaksin yang bakal disuntikkan. Martina belum bisa memastikan akan tetap menggunakan CoronaVac dari Sinovac atau jenis vaksin lain. Khusus untuk rentang usia tersebut.

Usut punya usut, pemberian vaksin untuk rentang usia 12-17 tahun ini dilakukan lantaran, jenis virus Delta yang disinyalir atau diduga sudah masuk ke Kalimantan Timur (Kaltim) sangat berisiko untuk usia tersebut.

Virus corona tipe Delta ini mampu menyerang anak-anak. Setidaknya 30 persen yang terkena virus corona jenis Delta ialah anak-anak. Bahkan ada yang sampai menyebabkan meninggal dunia.

“Virus (jenis) Delta menyerang anak-anak juga, 30 persen anak-anak, banyak yang meninggal juga,” lanjut Martina.

Sebelumnya, di awal-awal vaksinasi sendiri hanya diprioritaskan untuk usia 18 tahun ke atas. Karena memang usia tersebut lah rentan akan penyebaran COVID-19.

Namun pada perkembangannya, seiring adanya penyebaran virus jenis baru, menyebabkan sasaran vaksin menjadi tambah. Guna mempercepat menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) di Kukar.

TUNGGU TAMBAHAN VAKSIN

Sementara itu, jadwal yang semula disusun oleh Diskes Kukar untuk memberikan vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 ternyata dibatalkan. Hal ini disebabkan jumlah vaksin yang dimiliki sudah habis. Sehingga harus menunggu alokasi tambahan dari Kemenkes.

Setidaknya sejak Senin (5/7/2021) lalu, proses vaksinasi yang terjadwal, terpaksa ditunda sementara. Masih menunggu alokasi vaksin dari 60 ribu dosis yang diajukan oleh Diskes Kukar.

“Pemenuhannya itupun tidak tentu, masih tergantung jumlah vaksin yang datang,” tutup Martina. (mrf/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: