COVID-19 Naik, Mahulu Tutup Pintu

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Merespons tingginya paparan COVID-19 di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Bupati Bonifasius Belawan Geh menerapkan PPKM Mikro. Mahulu menutup seluruh pintu masuk dan keluar daerah itu.

“Sehingga akses keluar masuk Mahulu diperketat,” kata Ketua Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Mahulu, drg. Agustinus Teguh Santoso, Selasa (6/7). Sesuai Intruksi Bupati Mahulu Nomor 4 tahun 2021, akses Mahulu ditutup mulai 5 Juli – 18  Juli 2021.

Berdasarkan data hasil swab antigen rumah sakit tercatat 10 orang positif di Kecamatan Laham, 3 kasus di Kampung Tiong Ohang, dan 7 orang di RSP Nawa Cita Datah Dawai.

Teguh Santoso menuturkan, untuk swab tes cepat molekuler NAAT 1 Gen; 1 orang (RSP Nawacita Datah Dawai), 70 orang (RSP Gerbang Sehat Mahulu).  Sedangkan Swab Polymerase Chain Reaction (PCR), 20 orang .

Jumlah itu terdiri dari Kecamatan Ujoh Bilang 5 orang, Long Bagun Ilir 7 orang, Tiong Ohang 2 orang, Long Melaham 4 orang, 2 orang dari Kubar dan Samarinda, yang alamat dan KTP Kampung Batu Majang dan Ujoh Bilang.

“Karena hal itu, maka TGC Satgas Penanganan COVID-19 Mahulu selama 14 hari (6-14 Juli), akan mengadakan tracing/tracking , serta testing dan treatment (3T),” tandasnya. Dari 10 daerah di Kalimantan Timur, kabupaten Mahulu satu-satunya wilayah yang berstatus kuning. Sementara sembilan daerah lainnya kembali merah.  (imy)

 

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: