Kubar Makin Merah, Karyawan Perusahaan Diduga Tambah Lonjakan Kasus Positif COVID-19

Kubar, nomorsatukaltim.com – Kasus positif Corona menambah zona merah di wiayah Kutai Barat (Kubar). Hingga Senin (5/7/2021), sudah puluhan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Namun sebuah sumber yang dapat dipercaya itu, melaporkan berasal dari karyawan salah satu perusahaan subkontraktor di wilayah Kecamatan Muara Pahu.

“Kami mendapat informasi ada perusahaan di Muara Pahu yang melaksanakan PCR (polymerase chain reaction) di Kutai Kertanegara. Dari 150 yang diperiksa dan 70 yang positif. Dan ada yang bekerja di Kutai Barat ada 70 orang itu dari wilayah Kecamatan Muara Pahu,” kata sumber tersebut yang enggan diberitakan identitasnya.

Namun sumber tadi menjelaskan, semuanya adalah karyawan perusahaan berinisial NML. Salah satu subkontraktor dari perusahaan tambang batu bara di Kubar.

Instansi terkait di Kubar menyikapi serius masalah ini. Sumber tadi juga menyebutkan, Dinas Kesehatan Kubar meminta agar pihak perusahaan memperketat karyawannya untuk aktif memeriksakan karyawannya.

Di samping kawasan perusahaan wajib melakukan sterisasi agar wilayah kerjanya aman dari virus corona. Semua karyawan masih diperiksa semua. Pihak pemerintah kecamatan dan kampung juga wajib memantau langsung agar virus tidak meluas hingga menyerangkan warga sekitar perusahaan dimaksud.

Menanggapi kabar tersebut, Anggota DPRD Kubar Anita Theresia meminta agar pihak perusahaan bersangkutan bersikap proaktif dalam menangani hal demikian. Sebab, penyebaran COVID-19 saat ini kembali meresahkan masyarakat hingga seluruh elemen.

“Tempat isolasi mandiri bagi karyawan perusahaan mesti segera disiapkan. Kita jangan lengah dengan hal semacam ini. Jangan sampai upaya pemerintah dari tim Satgas COVID-19 Kubar sia-sia menekan angka penyebaran ini,” paparnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar lebih tertib lagi menerapkan protokol kesehatan di lingkungan mereka. Dengan menerapkan prokes yang ketat tentu sudah melakukan upaya untuk terhindar dari virus corona. (luk/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: