Salehuddin Tanggapi Gubernur Soal Pelaksanaan PTM Terbatas

SAMARINDA, nomorsatukaltim.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI  telah  mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas. PTM akan dimulai pada tahun ajaran baru, Juli ini. Namun, Pemprov Kaltim justru memberikan sinyal belum akan melaksanakan PTM.

Sinyal ini semakin kuat usai Gubernur Kaltim, Isran Noor menyebut, tidak mungkin PTM dibuka sebagian.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin S Sos S Fil mengatakan, apa yang menjadi pertimbangan Gubernur Kaltim bisa masuk akal. Sebab hingga saat ini belum memberikan lampu hijau terhadap pembelajaran tatap muka terbatas di Kaltim.

“Memang kebijakan tingkat kota atau provinsi ada di kepala daerah, sampai saat ini belum ada sinyal yang terang benderang dari Pak Gubernur terkait proses persetujuan dilaksanakannya PTM terbatas,” kata Politisi partai Golkar ini saat dikonfirmasi Harian Disway Kaltim dan nomorsatukaltim.com, Kamis (1/7/2021)

Legislator Karang Paci dari Dapil Kukar ini menjelaskan, selama Protokol Kesehatan (Prokes) dijalankan dengan baik, sarana prasarana sekolahnya sudah baik, serta vaksinasi tenaga pengajar sudah terkover di atas 75 persen, maka memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti di zona hijau dan kuning saya rasa memungkinkan untuk dilakukan PTM terbatas, terutama untuk tingkatan SMP dan SMA, kalau SD saya pikir lebih riskan,” ucap pria yang dikenal ramah ini.

Namun menurutnya, kebijakan tersebut kembali lagi kepada keputusan Gubernur Kaltim dan Satgas Penanganan COVID-19. Kebijakan Satgas juga bisa menjadi pertimbangan untuk mengeluarkan keputusan.

“Sekarang kan di level kecil satgas di internal sekolah juga telah membentuk satgas, sehingga untuk memenuhi instrumen dan kaidah kehati-hatian sudah terbentuk, tapi kembali lagi ke Gubernur,” pungkasnya. (Adv/top/zul)

dprd kaltim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: