PTM Terancam Tertunda, Begini Kata Isran Noor

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terancam tertunda lagi. Lantaran kasus positif COVID-19 di beberapa daerah meningkat.

Gubernur Kaltim Isran Noor juga mewanti-wanti. Agar proses belajar di sekolah yang dijadwalkan 12 Juli mendatang ditunda. “Silakan saja kalau ada wali kota atau bupati yang mau melaksanakan walaupun di zona hijau, tapi kalau saya tidak boleh,” tegas Isran usai kegiatan peringatan hari lingkungan sedunia, di Hotel Novotel, Selasa (29/6/2021). Meski demikian Gubernur juga tak melarang jika ada kepala daerah yang tetap melaksanakan PTM. “Tapi kalau mereka mau melaksanakan silakan saja, saya enggak ikut,” katanya.

Menurutnya kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota sebaiknya tidak mengambil risiko. Lantaran kesehatan masyarakat masih menjadi prioritas bagi pemerintah. Apa lagi yang akan melaksanakan PTM adalah anak-anak.

“Jangan ambil risiko, kalau nanti sudah terjadi kita sudah tidak memiliki perlengkapan memadai di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Isran menyebut data satgas menunjukkan peningkatan kasus positif COVID-19. Khususnya usia 1 sampai 16 tahun. Yang merupakan usia anak-anak sekolah. Katanya setiap daerah di Kaltim masih belum mampu melaksanakan PTM. Karena rentan tertular COVID-19. Meski beberapa sekolah sudah mempersiapkan dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Kalau nanti dibatasi 50 persen atau 25 persen (kehadiran murid di sekolah) tetap tidak bisa mengontrol anak-anak. Sekarang pilihannya mau ambil risiko atau mau belajar tatap muka, jangan lah ya,” tutupnya. (ryn/boy)

pemprov iduladha
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: