Sektor Energi Melorot, Saham Wall Street Ditutup Bervariasi

New York, nomorsatukaltim.com – Pelemahan meyeluruh di sektor energI membuat saham di bursa Amerika ditutup bervariasi pada Senin waktu setempat atau Selasa (29/6/2021) waktu Indonesia pagi ini.

Yakni, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 150,57 poin atau 0,44 persen menjadi 34.283,27.

Sementara Indeks S&P 500 naik 9,91 poin atau 0,23 persen menjadi 4.290,61.

Lalu indeks Komposit Nasdaq melonjak 140,12 poin atau 0,98 persen menjadi 14.500,51.

Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona positif. Dengan sektor teknologi naik 1,11 persen memimpin kenaikan. Sementara sektor energi jatuh 3,33 persen, kelompok berkinerja terburuk.

Perusahaan China yang terdaftar di AS diperdagangkan sebagian besar lebih tinggi dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobotnya di indeks S&P US Listed China 50 mengakhiri hari dengan catatan optimis.

Investor menunggu banyak data ekonomi utama seperti data Purchasing Managers’ Index (PMI) manufakur AS dijadwalkan dirilis hari Kamis dan data laporan penggajian Juni yang sangat dinanti diharapkan dirilis pada hari Jumat.

Untuk minggu lalu, Dow melonjak 3,4 persen, S&P 500 reli 2,7 persen dan Nasdaq Composite yang padat teknologi naik 2,4 persen, karena investor menguraikan data inflasi dan menilai kembali kerangka ekonomi. AN/ENY

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim: